Pengusaha Material Dirampok Hingga Bersimbah Darah

- Redaksi

Jumat, 19 Januari 2018 - 22:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Peristiwa naas menimpa seorang pengusaha material bernama Castro (40) asal Desa Gebang Kulon Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon. Dia mengalami luka akibat sabetan golok di leher bagian belakang, serta tangan kanan dan kiri patah. Akibatnya, dia bersimbah darah.

Peristiwa tersebut karena ada upaya perampokan dengan kekerasan dan usaha pembunuhan terhadap Castro yang terjadi hari Jumat (19/1), tepatnya pukul 00.00 tengah malam. Kini Castro harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Waled Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Bandar Judi Togel Hongkong Berhasil Diringkus Polisi

Saat ditemui awak media, Castro terlihat lemah dan masih susah bergerak pasca oprasi pada leher dan kedua tangannya. Castro menceritakan ketika sedang tidur lelap, dirinya langsung dipukul oleh pentungan kayu oleh orang tidak dikenalnya. Dia sempat melakukan perlawanan, namun dia justru mendapat pukulan bertubi-tubi dengan menggunakan pentungan kayu di tangannya hingga patah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut Castro, luka gorokan di leher belakang dan tangannya diakibatkan oleh golok miliknya sendiri yang ada di dalam rumah. Pada saat kejadian berlangsung, anak perempuannya mencoba menghalangi sang perampok. Sehingga, perampok melarikan diri lewat jendela yang dijebol pada saat masuk rumah.

Baca Juga :  Sadis, Dua Bocah Siswi SD Tewas Dibantai Saudaranya Sendiri

Menurut Sutisna selaku adik Castro, anak perempuan Castro terbangun dan ketika keluar, melihat bapaknya sudah bersimbah darah. Saat itulah perampok yang tampak masih muda berumur sekitar 20-25 tahun dan memakai penutup kepala jenis kupluk keluar lewat jendela ruang tamu yang dijebol perampok.

“Kakak saya sudah bercerai sehingga hidup bertiga dengan kedua anak perempuannya yang bernama Andini. Sedangkan satunya merupakan anak adopsi bernama Nurul masih SD,” jelasnya.

Baca Juga :  Penertiban Satpol PP Selama 4 Tahun Mencapai 100 Juta

Yang menjadi pertanyaan dari keluarga Castro adalah bahwa perampokan ini aneh. Karena, barang yang diambil hanya dompet milik Castro yang hanya berisikan uang 500 ribuan. Sedangkan barang berharga lainnya masih utuh.

“Padahal ada 2 unit motor sports dan matic serta mobil. Tapi yang diambil hanya dompet saja,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru