Yayat Sumiyati Alami Obesitas

- Redaksi

Selasa, 22 Januari 2019 - 21:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Sejak jatuh di sekitar 6 bulan yang lalu disekitar kediamannya, Yayat Sumiyati 47 Tahun Ibu rumah tangga warga Blok Awiluar Desa Sindangkempeng Kecamatan Greged Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat mengeluh sakit pads bagian kaki, punggung dan sesak napas.

Tidak banyak bergerak selama 6 bulan, Yayat mengalami kenaikan berat badan yang cukup menakjubkan yakni Berat badan yang sebelumnya sudah mencapai 170 kilogram namun saat ini berat badannya mencapai 183 kg.

Saat ditemui di kediamannya Yayat menuruturkan sesaat setelah jatuh dirinya sempat berobat ke Puskesmas namun tidak bisa berjalan dan dari mulai saat itu kondisi tubuhnya semakin besar sampai sekarang.

“Selama 6 bulan ini sering meraskan sakit di bagian kaki dan punggung serta sesak nafas”. Keluh Yayat kepada rakyatjabarnews.com, Selasa (22/1/2019).

Sedangkan menurut Kepala Puskesmas Greged (Red.Puskesmas Kamarang) dari hasil pengecekan kesehatan Nyonya Yayat Sumiyati mempunyai asam urat yang tinggi selain itu ada indikasi adanya kelainan metabolik yang diderita Nyonya Yayat. Ungkapnya dr. Eli Toyibah Kepala Puskesmas Kamarang.

Ditambahkan Camat Greged, Ikin Asikin setelah adanya laporan pihaknya langsung meninjau ke rumah Sumiyati bersama Kuwu Sindangkempeng dan jajaran puskesmas.

Baca Juga :  Pemkot Cirebon dan Instansi Terkait Gelar Rapat Persiapan Adipura

“Kita bantu Ibu Yayat dari sisi administrasi, karena belum memiliki KTP makanya kita lakukan perekaman dan sidik jari dan kami keluarkan berkas keterangan agar mudah dalam proses penanganan lanjutan di rumah sakit, “ujarnya.

Penanganan sudah dilakukan oleh pemdes pem kecamatan dan puskesmas kamarang, Pasien langsung di rujuk ke RS Waled , setelah diperiksa oleh pihak puskesmas dan mengurus identitas diri seperti perekaman KTP penimbangan berat badan di kantor kecamatan greged.

Baca Juga :  Tri Adhianto Hadiri Acara Santunan Akbar

Sementara camat greged ikin Asikin mengatakan Dan langsung membawa ke kecamatan untuk mengurus identitas diri selanjutnya di bawa ke rumah sakit umum daerah Waled untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, Mulyadi Kuwu Sindangkempeng menerangkan warga yang mengalami sakit dan perlu pengobatan maka pihak pemdes akan membantu mengantarkan ke Rumah Sakit Waled.

“Sudah kami bantu semampunya yang penting ditangani dulu, untuk BPJS dan lain lain diusahakan pihak pemdes, “jelasnya.

Ibu Yayat Sumiyati langsung dirujuk ke RS. Waled untuk mendapatkan penanganan dan pemeriksaan lanjutan, “tutupnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB