Bekasi – Legislator muda dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Tanti Herawati, kembali menunjukkan semangat “politik hadir untuk rakyat”. Melalui agenda Reses ke III Tahun 2025, Hera — sapaan akrabnya — selama enam hari penuh, 7 hingga 12 November 2025, blusukan ke berbagai titik di Dapil I, meliputi Bekasi Timur dan Bekasi Selatan.
Di tengah panasnya udara Bekasi, semangat Hera justru makin membara. Ia menyambangi RT 03, RW 05 dan RW 08 Kelurahan Bekasi Jaya, hingga RT 08 Aren Jaya, menyapa warga dari gang ke gang, rumah ke rumah. Antusiasme masyarakat terasa begitu kuat — mereka ingin didengar, dan Hera datang untuk mendengarkan.
🎓 Pendidikan Masih Jadi PR Serius
“Anak saya nggak diterima di sekolah negeri, Bu Hera, padahal nilainya bagus,” keluh seorang ibu di Bekasi Jaya.
Keluhan semacam ini tak hanya satu dua kali terdengar. Hera mencatat, masih banyak warga kesulitan menyekolahkan anak ke SD dan SMP Negeri karena daya tampung terbatas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga akhirnya memilih sekolah swasta dengan biaya tinggi. Ini jelas jadi beban. Pemerintah daerah harus lebih serius memperluas akses pendidikan negeri agar semua anak Bekasi punya kesempatan yang sama,” tegas Hera dengan suara lantang.
🏥 Layanan BPJS Harus Tanpa Tebang Pilih
Tak hanya soal pendidikan, bidang kesehatan juga menjadi sorotan. Warga mengeluhkan masih adanya perlakuan berbeda dalam pelayanan BPJS Kesehatan.
“Harusnya tidak ada lagi istilah pasien BPJS dipersulit. Semua warga punya hak yang sama untuk mendapat layanan terbaik,” ujar Hera penuh empati.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat, Hera memastikan, semua keluhan akan ia bawa ke rapat-rapat pembahasan kebijakan. “Saya akan kawal sampai tuntas. Karena inilah tugas utama wakil rakyat,” katanya mantap.
❤️ Politik Solidaritas: Kembalikan yang Diterima dari Rakyat
Dalam setiap titik reses, Hera juga membagikan paket sembako kepada masyarakat — bukan sebagai ajang pencitraan, melainkan bentuk rasa terima kasih yang tulus.
“Saya digaji dari uang rakyat. Maka saya ingin mengembalikannya dalam bentuk kecil seperti sembako ini. Walau sederhana, saya berharap bisa bermanfaat,” ucapnya penuh ketulusan.
Bagi Hera, politik bukan sekadar kursi dan rapat — tapi tentang hadir, mendengar, dan berbuat nyata.
🌟 Suara Warga, Amanah yang Akan Diperjuangkan
Hera menutup kegiatan resesnya dengan janji tegas:
“Selama saya diberi amanah di DPRD Kota Bekasi, saya tidak akan diam melihat warga kesulitan. Pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama perjuangan saya di PSI.”
Dengan semangat solidaritas, Hera ingin memastikan Bekasi menjadi kota yang tumbuh dengan keadilan sosial dan empati. (Adv)





















