Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Kontrakannya Setelah Digotong Dua Lelaki

- Redaksi

Kamis, 26 April 2018 - 21:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Seorang wanita berinisial RA (24) ditemukan tewas di kontrakannya di Jl. Gunung Kelud 1 No. 244, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, hari Kamis (26/4) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Bahkan yang membuat heboh, korban tewas setelah digotong oleh dua orang laki-laki.

RA yang berasal dari Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya ini ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh pembantu di rumah tersebut, VN (32), seorang warga asal Kabupaten Sumedang. Saat itu, korban ditemukan di atas kasur dengan posisi miring ke kiri.

Baca Juga :  Gelar Operasi Libas, Polres Cirebon Kota Menjaring 370 Orang Diduga Preman

Awalnya, RA pamit kepada VN pada haru Rabu (25/4), sekitar jam 19.00 WIB. Kala itu, korban mengatakan kepadanya jika mau pergi bersama teman. Setelah sembilan jam atau sekitar pukul 04.00 WIB keesokan harinya, korban pun tiba kembali di kontrakan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Korban pulang jam 4 dengan kondisi digotong dua laki-laki, kemudian korban ditidurkan di atas tempat tidur. Sejam kemudian dibangunkan, tapi tak juga bangun,” kata VN saat dimintai keterangan polisi, Kamis (26/4).

Karena korban tak kunjung bangun, VN selanjutnya minta tolong warga sekitar untuk mengecek korban. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian.

Menurut OY (65) selaku salah seorang warga sekitar, korban suka keluar rumah sekitar jam 21.00 WIB. Namun, tidak mengetahui aktivitas sehari-hari korban. Dan tiba-tiba saja sudah diberi tahu warga kalau korban sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Polres Ciko Kembali Gelar Ops Premanisme, 275 Orang Diamankan

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kepala Sat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Rynaldi N Sitinjak mengatakan, penemuan orang dalam kondisi meninggal dunia tersebut memang benar adanya, dan penyebabnya diduga karena sakit.

“Penyelidikan sementara, korban meninggal dunia karena punya riwayat maag kronis, bukan over dosis. Karena kalau over dosis, biasanya mengeluarkan busa dari mulutnya,” tukasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Berita Terbaru