RakyatJabarNews.com, Cirebon – Seorang wanita berinisial RA (24) ditemukan tewas di kontrakannya di Jl. Gunung Kelud 1 No. 244, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, hari Kamis (26/4) pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Bahkan yang membuat heboh, korban tewas setelah digotong oleh dua orang laki-laki.
RA yang berasal dari Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya ini ditemukan meninggal dunia pertama kali oleh pembantu di rumah tersebut, VN (32), seorang warga asal Kabupaten Sumedang. Saat itu, korban ditemukan di atas kasur dengan posisi miring ke kiri.
Awalnya, RA pamit kepada VN pada haru Rabu (25/4), sekitar jam 19.00 WIB. Kala itu, korban mengatakan kepadanya jika mau pergi bersama teman. Setelah sembilan jam atau sekitar pukul 04.00 WIB keesokan harinya, korban pun tiba kembali di kontrakan tersebut.
“Korban pulang jam 4 dengan kondisi digotong dua laki-laki, kemudian korban ditidurkan di atas tempat tidur. Sejam kemudian dibangunkan, tapi tak juga bangun,” kata VN saat dimintai keterangan polisi, Kamis (26/4).
Karena korban tak kunjung bangun, VN selanjutnya minta tolong warga sekitar untuk mengecek korban. Setelah dicek, ternyata korban sudah meninggal dunia. Kejadian ini, selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian.
Menurut OY (65) selaku salah seorang warga sekitar, korban suka keluar rumah sekitar jam 21.00 WIB. Namun, tidak mengetahui aktivitas sehari-hari korban. Dan tiba-tiba saja sudah diberi tahu warga kalau korban sudah meninggal dunia.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy melalui Kepala Sat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Rynaldi N Sitinjak mengatakan, penemuan orang dalam kondisi meninggal dunia tersebut memang benar adanya, dan penyebabnya diduga karena sakit.
“Penyelidikan sementara, korban meninggal dunia karena punya riwayat maag kronis, bukan over dosis. Karena kalau over dosis, biasanya mengeluarkan busa dari mulutnya,” tukasnya.(Juf/RJN)











