Selalu Bikin Gaduh, Forum Komunikasi Kuwu Cirebon Minta PT Avian Berdayakan Kearifan Lokal

- Redaksi

Selasa, 4 April 2023 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon, Lili Mashuri.

i

Wakil Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon, Lili Mashuri.

Cirebon – Ketidakan harmonisan hubungan masyarakat Desa Astanmukti dan Desa Pangarengan dengan pihak Main Contractor (Menkon) Perusahaan asal Surabaya yang membangun pengembangan pembangunan PT. Avian di Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, salah satunya karena tidak diberdayakannya kearifan lokal

Demikian disampaikan Wakil Ketua Forum komunikasi Kuwu Cirebon, Lili Mashuri saat jumpa pers dibilangan Lemahabang Cirebon, Selasa (4/4).

Baca Juga :  Pemkab Bekasi dan Pemprov Jabar Resmi Mendatangani MoU Tingkatkan Kualitas PJU

Lili mengklaim kegaduhan yang ditimbulkan oleh Maincon (PT. Sumber Nusantara) karena tidak melakukan pendekatan dengan para Kepala Desa disekitar lokasi PT Avian, hingga masyarakat lokal melakukan aksi demonstrasi.

Baca Juga :  Desa Lemahabang Kulon Termasuk Desa Maju Ini Kata Kuwu di Cirebon

“Kami berharap PT Avian untuk menggantikan Maincontractor asal Kota Surabaya tersebut, karena tidak membuat kondusif masyarakat di Desa Astanmukti dan Pangarengan,” kata Lili

Wakil Ketua Forum Kuwu Cirebon tersebut menjelaskan, kegaduhan antara masyarakat dengan menkon bisa diatasi bila ada komunikasi dan memberdayakan kearifan lokal.

Baca Juga :  500 Dosis Vaksin Pfizer Diserbu Warga Muktiwari

“Seharusnya pengusaha dari luar kota menjalin komunikasi yang baik dan memberdayakan kearifan lokal, kami juga banyak menerima keluhan dari para subcontract lokal merasa dicurangi pada saat mengirim material limestone,” demikian Lili. ynd

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran meninjau implementasi sistem tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE) sebagai bagian dari transformasi digital penegakan hukum lalu lintas. Korlantas Polri mengimbau masyarakat untuk mengecek status ETLE hanya melalui situs resmi guna menghindari penipuan dan penyalahgunaan data pribadi.

Jakarta

Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit

Senin, 20 Jul 2026 - 17:21 WIB