Pemkab Bekasi dan BBWS Citarum Bersinergi Rehabilitasi Irigasi Srengseng Hilir

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

 Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Mochammad Dian Alma'ruf, menandatangani nota kesepakatan Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan BBWS Citarum, terkait pembangunan bendung dan saluran jaringan irigasi saluran sekunder Srengseng. Bertempat di hulu kali CBL, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung. Pada Senin, (24/03/2025).

i

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Mochammad Dian Alma'ruf, menandatangani nota kesepakatan Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan BBWS Citarum, terkait pembangunan bendung dan saluran jaringan irigasi saluran sekunder Srengseng. Bertempat di hulu kali CBL, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung. Pada Senin, (24/03/2025).

Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menandatangani nota kesepahaman dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum terkait sinergi pembangunan bendung, saluran pengambilan, serta rehabilitasi jaringan irigasi sekunder Srengseng Hilir di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, pada Senin (24/3/2025).

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi dengan BBWS Citarum akan menghindari tumpang tindih kewenangan dalam pembangunan infrastruktur irigasi yang selama ini menjadi tanggung jawab BBWS. Dengan adanya kesepakatan ini, Pemkab Bekasi dapat turut serta dalam pembangunan, sehingga manfaatnya lebih maksimal bagi masyarakat.

“Saya berterima kasih kepada BBWS Citarum dan Pemprov Jabar atas kerja sama ini. Dengan pembangunan dan penataan kembali aliran sungai serta irigasi, kita dapat mengantisipasi bencana banjir di Kabupaten Bekasi,” ujar Bupati Ade.

Bupati Ade juga menyoroti berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi, seperti alih fungsi lahan, maraknya bangunan tanpa izin, serta kondisi sungai yang tidak terawat dan penuh sampah. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk mendukung normalisasi dan penataan kembali kawasan sungai agar banjir dapat dicegah di masa mendatang.

“Saya meminta masyarakat untuk memahami jika ada penertiban bangunan yang menghambat proyek ini, agar proses pembangunan berjalan lancar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Ade berjanji akan menata sepanjang sepadan sungai dengan pembangunan pagar, taman, serta ornamen penghias lainnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai atau saluran irigasi.

Baca Juga :  Karnaval 17 Agustusan Desa Muktiwari Pecah, Ribuan Warga Tumpah Ruah Meriahkan HUT RI ke-80

Sementara itu, Kepala BBWS Citarum, Mochammad Dian Al Ma’ruf, menyambut baik kerja sama ini. Menurutnya, kesepakatan ini akan memperlancar proyek pembangunan dan meringankan beban anggaran pusat.

“Dengan pembangunan Bendungan Srengseng Hilir, pengaturan debit air dari Jatiluhur akan lebih optimal,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebelum penandatanganan nota kesepahaman ini, pihaknya telah melakukan kontrak penanganan irigasi SS Srengseng dari BS Nol hingga 34. Dengan adanya pembangunan bendung yang lebih permanen oleh Pemkab Bekasi, sistem irigasi dapat diperbaiki secara lebih menyeluruh.

Baca Juga :  Wakil Walikota Bekasi Hadiri Solat Subuh

Pembangunan ini direncanakan akan selesai dalam satu tahun anggaran melalui APBN, dengan target penyelesaian pada Desember 2025.

“Kami berharap masyarakat yang tinggal di sekitar irigasi dapat mendukung proyek ini agar penataan dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi Srengseng Hilir dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam pengelolaan air dan mitigasi banjir. Pemkab Bekasi dan BBWS Citarum menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menata infrastruktur irigasi demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga Kabupaten Bekasi. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB