Paska Kena OTT KPK, Pemerintahan Kabupaten Cirebon Berjalan Normal

- Redaksi

Kamis, 25 Oktober 2018 - 15:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN,Cirebon – Geger berita KPK OTT Bupati Cirebon yang berkembang saat ini, diamana sang kepala daerah dan sejumlah pejabat di bawa oleh Tim Satgas anti rasuah Komisi Pemberantasan Korupsi, Humas Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon memberikan kepastian jika Pelayanan terhadap Masyarakat tidak akan terganggu.

“Di instruksi Pak Sekda yang menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tetap fokus melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara, tidak terlalu terganggu oleh berita yang berkembang tersebut,” ungkap Kabag Humas Pemkab Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, Kamis (25/10/2018).

Baca Juga :  Jubir KPK: OTT di Kabupaten Bekasi Terkait Perizinan Properti

Iwan menambahkan, masyarakat Kabupaten Cirebon lebih penting dibandingkan mengikuti perkembangan informasi yang saat ini sedang hangat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kamj belum bisa berasumsi lebih, Kami berpegang sama informasi resmi saja.”

Baca Juga :  Terungkap Fee 100 Juta Untuk Promosi Jabatan Setingkat Sekretaris Dinas di Pemkab Cirebon

Masih menurut Iwan, pihaknya hingga detik ini belum ada informasi resmi yang masuk dari kelembagaan yang resmi ke Pemerintah Kabupaten Cirebon. Bahkan pihaknya belum mendapat konfirmasi yang jelas dari pihak yang terprecaya yang kini sedang hangat menjadi perbincangan.

“Kami tidak mau untuk menanggapi hal hal yang belum resmi diketahui, kami bingung, kami hanya mengetahui sebatas itu. Kita belum tau perkembangan terakhir.”

Baca Juga :  Ridwan Kamil Kini Sesalkan Pernyataan Edy Mulyadi

Masih menurut Iwan adapun dengan penyelenggara pemerintahan untuk pejabat yang senior masih ada Sekda.

Namun pihaknya akan tetap koordinasi dengan pemerintah yang lebih tinggi
“Hingga saat ini Pak Bupati masih kepala daerah, prosesnya kami tidak tau hingga saat ini, yang pasti hingga saat ini Pak Bupati masih aktif menjadi Bupati Cirebon,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB