Parah, Dua Buah Plat Sambungan Rel Menghilang

- Redaksi

Jumat, 18 Mei 2018 - 08:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Subang – Ada-ada saja kelakuan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga membahayakan nyawa orang banyak. Dua buah plat sambungan rel kiri dan kanan telah dilaporkan hilang di km 130+6/7 antara Stasiun Pegadenbaru dan Cipunegara (Kabupaten Subang).

Ditemukannya plat sambungan rel yang menghilang tersebut berawal saat Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) sedang memeriksa rel sekitar jam 04:45 WIB hari Jumat (18/5). Di tempat yang seharusnya ada sambungan, ternyata tidak ada.

Baca Juga :  Kemenko Maritim Kaji Teknologi Piramid Desalinator di PT Anta Tirta

“Petugas segera lapor ke stasiun bahwa ini kondisi bahaya, dan stasiun segera merespon untuk pelayanan kereta api dilewatkan di jalur lainnya,” jelas Manager Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro dalam keterangan persnya, Jumat (18/5).

Akibat kejadian tersebut, lanjutnya, satu buah perjalanan kereta api terganggu, yakni kereta bernomor 2506 atau kereta barang.

Petugas bagian jalan rel akhirnya segera menindaklanjuti kejadian ini dengan mengganti plat sambung dan selesai pada pukul 05:50 WIB. Kereta api dinyatakan aman untuk melewati titik tersebut dengan kecepatan normal.

Baca Juga :  Mulai H-8 Hingga H+8 Lebaran, Peserta JKN-KIS Mendapatkan Jaminan Pelayanan Kesehatan

Kris sangat menyayangkan hal semacam ini dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api yang ada penumpangnya, dengan jumlah yang tidak sedikit. “Kami PT KAI khususnya Daop 3 Cirebon, mengimbau kepada masyarakat untuk ikut menjaga aset negara, sarana, dan prasarana di Perkeretaapian Indonesia ini,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terbaru