“Karena ini belum ada DPA-nya, jadi di tahun depan atau di APBD perubahan harus dianggarkan jadi intensitasnya bisa sebulan sekali. Dinas-dinas lain yang belum bergabung juga bisa, tidak harus pelayanan berbentuk administrasi saja tapi juga penyuluhan dan konsultasi,” katanya.
Dirinya menambahkan, kegiatan tersebut juga disambut dengan antusias oleh masyarakat karena di samping memberikan pelayanan kepada masyarakat, program ini juga membawa dampak yang positif sebagai media hiburan dan sarana unjuk keterampilan bagi masyarakat.
“Selain dari unsur pemerintah daerah, ada juga kolaborasi dengan BLUD dan BUMN, ada juga UMKM. Anak-anak juga bisa menampilkan kreativitasnya di panggung, jadi dalam satu program ada banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, Carwinda menjelaskan, dalam program tersebut Disdukcapil menyiapkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan secara langsung.
“Di acara ini masyarakat Kecamatan Setu bisa mendapatkan pelayanan dari seluruh instansi yang hadir di sini, khususnya Disdukcapil. Jadi apabila ada masyarakat yang belum punya KTP, perbaikan data, kartu keluarga, akte kelahiran dan lain-lain, bisa kita layani pada hari ini juga,” kata Carwinda.
Selain dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Program Botram ini juga diikuti oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bank Bjb, Pos Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, dan Forum UMKM Kecamatan Setu. (*)
Halaman : 1 2






















