Ketua KPK Tulis Pesan di Atas Kain Putih Usai CFD di Pemkot Bekasi

- Redaksi

Minggu, 9 Desember 2018 - 13:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN Bekasi – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menuliskan pesan di hari Anti Korupsi yang digelar di Kota Bekasi tepat pelaksanaan Car Free Day di Jalan Ahmad Yani, Minggu, (9/12/2018). Hari Anti Korupsi diperingati tiap 9 Desember.

Agus Rahadjo menuliskan pesan dalam kalimat, “Hayo Rakyat Kota Bekasi, berjuang untuk mencegah korupsi demi Kejayaan Indonesia,”

Ditempat yang sama, Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi menuliskan, “Pemkot yang bersih, adalah yang beradab,”.
Sementara Ketua DPRD Kota Bekasi H Tumai menulis, “Mendukung Pemberantasan Korupsi”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai kalimat yang ditulis para pejabat dan warga masyarakat diatas kain putih panjang dan dibentangkan saat acara ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan dan pencegahan Korupsi di Indonesia.

Hadir juga dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto, Wakil Ketua DPRD H Tumai, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Indarto, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan, dan Ketua ICW Donal Fariz.

Agus Rahardjo kepada media sempat mengatakan Hari Anti Korupsi digelar agar semua pihak bisa melakukan pencegahan dan tidak melakukan korupsi di Kota Bekasi dan Indonesia secara umum.

Baca Juga :  Menteri PPPA RI Belusukan Ke TPST Bantar Gebang Bekasi Berikan 1000 Paket Kebutuhan Anak

“Selain kita ingat dan agar selalu mawas diri dan juga bagi pejabat publik, pertanggung jawaban kita kepada rakyat. Jadi silahkan dinilai selama ini sudah berjalan seperti apa. Kedepan kita terus melakukan pencegahan dan penindakan,” ungkap Agus kepada media usai menulis pesan di selembar kain tersebut.

Agus juga menyampaikan warga maupun internal badan publik bisa berpartisipasi aktif dalam pencegahan Korupsi dalam sistem Wishtleblower. Karena menurutnya, KPK tidak akan bertindak tanpa adanya laporan. Bahkan banyak operasi tangkap tangan KPK yang selama ini dilakukan atas laporan yang masuk dan ditindaklanjuti pihaknya.

“Laporan itu yang paling manjur dari orang sekitar. Kami bisa menangkap upaya korupsi pejabat di satu kabupaten di Jawa Timur dan yang melaporkan justru istrinya sendiri,” kata Agus.

Agus menulis, sistem wishtleblowet sebagai alat mengontrol yang sangat baik terhadap laporan yang masuk tersebut. Tinggal kata dia mengelola sistem blowing ini untuk meneruskan kepada pihak terkait karena ada kasus yang bisa diselesaikan di daerah masing-masing.

“Dikelola kemana, ya kan ada yang selesai ditangani di kota Bekasi atau yg kewenangannya lebih besar diberikan aparatur penegak hukum. Di daerah ada polres ada Kajari. Di pusat ada Kejagung, Mabes Polri maupun KPK. Tinggal memilih mekanisme itu. Bisa juga pencegahan dikirimkan kepada Ombudsman RI,” ungkap Agus.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Bupati Supendi, Sejumlah Dokumen Disita

Hingga kini kata dia, sebanyak 28 operasi tangkap tangan kepala daerah KPK dilakukan sepanjang tahun 2018. Banyak pejabat publik maupun swasta yang terpaksa berurusan dengan KPK terkait dugaan korupsi dari persoalan perizinan, pengadaan barang dan jasa dan perjalanan dinas fiktif hingga jual beli jabatan.

Maka ia berpesan, agar jajaran pemerintah Kota Bekasi menghindari tindak pidana korupsi yang seperti itu.

“Amanah rakyat harus dijaga betul lurus. Dipercaya rakyat dan jujur. Oleh karena itu bila semua berada di koridor itu, Pertumbuhan pembangunan akan jauh lebih baik,” harap Agus.

Sementara itu, Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi mengatakan digelarnya Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional di Kota Bekasi sebagai penyemangat dan menginisiasi jajaran Pemkot Bekasi untuk terus meningkatkan roda pemerintahan ke arah yang lebih baik dan jauh dari korupsi .

“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan mengingatkan Inspektorat dan jajaran dalam tugasnya. Ketua KPK hadir langsung memberikan petunjuk dan arahan baik dalam tugas dan tanggung jawab,” ungkap Rahmat Effendi.

Baca Juga :  Tindak Korupsi, KPK dan Jasa Marga Gelar Launching WBS

Pemkot Bekasi juga kata dia sudah melakukan pendampingan terkait pencegahan Korupsi dengan pihak KPK bidang pencegahan. Beberapa waktu lalu telah dilakukan semacam kerjasama pendampingan melibatkan para pejabat dilingkungan Pemkot Bekasi.

“Bersama direktur bidang pencegahan, pa Syarif dan sudah dilakukan pendampingan. Sistem dibangun sebagai petunjuk teknis maupun peraturan walikota terkait kekosongan hukum. Dan dalam upaya memperbaiki kelembagaan. Ini menginisiasi kami agar melakukan kegiatan yang inovatif demi pelayanan warga di Kota Bekasi,” ungkap Rahmat Effendi.

Ketua Indonesian Corruption Watch Donal Faris mengatakan apresiasi kegiatan peringatan hari Anti Korupsi di Kota Bekasi dan berharap berlanjut dengan tindakan aksi pembenahan di sektor birokrasi dan pelayanan publik yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, masyarakat sudah lelah mengurus administrasi kependudukan masih diikenai pungutan di banyak daerah.

“Masyarakat ingin tidak ada lagi pungutan dari perizinan. Tidak ada lagi kesulitan baik dari segi proses, prosedur dan waktu masyarakat untuk mengakses pelayanan publik. Ya, sesederhana itu kerja pemberantasan korupsi yang di tunggu masyarakat,” ungkap Donal. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB