Hari Ini, Presiden Joko Widodo Resmikan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2019 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Tangerang – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo meresmikan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong pada hari ini, Jumat (06/12), di Gerbang Tol (GT) Parigi, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Peresmian Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong sepanjang 11,135 Km ini ditandai dengan penekanan sirine dan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Presiden didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Banten Wahidin Halim, Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani, serta Direktur PT Astra International Tbk Paulus Bambang Widjanarko Santoso.

Presiden Joko Widodo dalam sambutannya menyampaikan setidaknya ada tiga manfaat dari keberadaan Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong. Pertama, urainya, jalan tol ini akan mempercepat dan memperlancar konektivitas Banten ke Jakarta sehingga dapat menghemat waktu dan biaya BBM.

Baca Juga :  Halte Berdiri di Atas Trotoar, Dishub Bekasi Dinilai Berlagak Gila

“Kedua, dengan selesainya Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong ini, kawasan-kawasan industri di Jakarta dan Banten akan semakin terintegrasi sehingga distribusi logistik akan lebih mudah dan lancar, terutama distribusi barang yang melalui Pelabuhan Merak,” lanjutnya.

Manfaat ketiga adalah mempercepat gerak perekonomian Banten sebagai wilayah penyangga Jakarta.

“Kejenuhan investasi di Jakarta dapat dilimpahkan ke Banten sehingga dapat menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak,” katanya.

Selaras dengan hal tersebut, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyatakan bahwa jalan tol ini merupakan salah satu dari total tiga Jalan Tol JORR II yang dikelola oleh Jasa Marga. Selain Kunciran-Serpong, Jasa Marga juga mengelola dua Jalan Tol JORR II lainnya, yaitu Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Hak Atas Tanah di Cirebon

“Kami targetkan ketiga ruas jalan tol tersebut dapat tersambung satu sama lain di tahun depan. Nah saat ini setelah beroperasinya Jalan Tol Ruas Kunciran-Serpong maka potensi kepadatan yang ada, terutama di Jalan Tol JORR eksisting, akan lebih terdistribusi sehingga diharapkan akan jauh lebih lancar. Hal ini tentunya akan memperlancar arus distribusi barang dan jasa serta akan meningkatkan roda perekonomian di Jakarta dan sekitarnya,” jelas Desi.

Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran – Serpong yang dikelola oleh PT Marga Trans Nusantara (MTN) ini dibagi menjadi 2 Paket, yaitu Paket I : Kunciran – Parigi (Sta. 39+789 – Sta. 46 + 500) sepanjang 6,711 kilometer dan Paket II : Parigi – Serpong (Sta. 46 + 500 – Sta.50+924) sepanjang 4,424 kilometer dan terhubung dengan Jalan Tol Kunciran – Cengkareng, Jalan Tol Serpong – Cinere, Jalan Tol Jakarta – Tangerang dan Jalan Tol Serpong – Pondok Aren.

Baca Juga :  Komitmen Tingkatkan Pelayanan, PT JMRB Gencarkan Berbagai Inovasi di Rest Area Travoy

Presiden Direktur PT MTN Truly Nawangsasi memaparkan bahwa Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong yang dimiliki 60% Jasa Marga dan 40% Astra Infra ini, akan mulai dioperasikan tanpa tarif mulai tanggal 7 Desember 2019 pukul 06.00 WIB untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Sesuai peraturan, Jalan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong akan bertarif setelah mendapatkan Surat Keputusan dari Menteri PUPR dan melalui masa sosialiasi,” tutup Truly.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz
Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Audi Indonesia Bakal Luncurkan SUV Premium Baru di GIIAS 2026, Lengkapi Audi Q Series
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
XLSMART Gandeng Google, Pelanggan XL, AXIS, dan SMARTFREN Dapat Akses Google Gemini Gratis 6 Bulan
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:03 WIB

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:29 WIB

Pendapatan DKI Capai Rp29,29 Triliun, Belanja APBD Terus Dipercepat

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:55 WIB

Audi Indonesia Bakal Luncurkan SUV Premium Baru di GIIAS 2026, Lengkapi Audi Q Series

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB