Anak Ketua DPRD Kuningan Non Reaktif

- Redaksi

Selasa, 14 Juli 2020 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

igelar Rapid Tes massal di Lingkungan DPRD Kabupaten Kuningan (9/7/2020), sesuai rekap hasil rapid tes salah satu anggota keluarga Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdi dinyatakan reaktif samar, yaitu anaknya yang bernama Sandy Rizkika Rachdiansyah.

i

igelar Rapid Tes massal di Lingkungan DPRD Kabupaten Kuningan (9/7/2020), sesuai rekap hasil rapid tes salah satu anggota keluarga Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdi dinyatakan reaktif samar, yaitu anaknya yang bernama Sandy Rizkika Rachdiansyah.

RJN, Kuningan – Seperti diketahui, saat digelar Rapid Tes massal di Lingkungan DPRD Kabupaten Kuningan (9/7/2020), sesuai rekap hasil rapid tes salah satu anggota keluarga Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdi dinyatakan reaktif samar, yaitu anaknya yang bernama Sandy Rizkika Rachdiansyah.

Walaupun hasilnya reaktif samar, sebagai orang tua hal Ini tentunya cukup mengagetkan bagi Nuzul, karena selama ini anaknya tidak kemana-mana selama tiga bulan.

Hanya memang saat mengikuti Rapid Tes massal tersebut sedang dalam kondisi tidak fit, diare, kurang tidur dan kelelahan.

Oleh karenanya, untuk memastikan kondisi kesehatan keluarga khususnya anaknya tersebut, Nuzul melakukan Rapid Tes ulang dengan mengajak semua anggota keluarganya ,yang bertempat dirumahnya di Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana, Senin (13/7/2020)

Baca Juga :  Kecepatan Angin di Wilayah Ciayumajakuning Terasa Kencang, Ini Penjelasan BMKG

“Tadi kami minta dilakukan Rapid ulang terhadap keluarga, istri saya, anak saya dan teman anak saya yang sering ada disini, kenapa dilakukan ini karena sebagaimana kita tahu kemarin saya dan anak saya melakukan rapid massal di DPRD dan ternyata di DPRD kemarin anak saya terindikasi menurut dr denny katanya ada Reaktif Samar tidak jelas,” ujar Nuzul.

Usai menunggu agak lama hasil rapid tes yang menggunakan metode Rapid Plasma ini, Nuzul akhirnya dapat menarik nafas lega karena dari rapid tes ulang ini hasilnya non-reaktif (negatif), menunjukan keluarganya dalam keadaan sehat walafiat.

“jadi dalam kesempatan ini juga saya sekaligus menyampaikan kepada publik,  bahwa Alhamdulillah berkat doa dari semuanya masyarakat di Kabupaten Kuningan, saya beserta keluarga terutama anak saya dengan rapid ulang ini maka memastikan Alhamdulillah, bahwa kami sekeluarga sehat walafia,” jelas Nuzul

Baca Juga :  Buruan Datang! Giant Ekspres "Tampil Beda" Lagi Banyak Promo Nih

Nuzul menceritakan, anaknya sempat sangat terpukul usai mengetahui hasilnya reaktif walaupun samar menurut dokter saat mengikuti rapid tes massal di DPRD Kabupaten Kuningan. Namun dirinya tetap mengapresiasi keberanian anaknya tersebut yang berani untuk melakukan rapid massal, dengan segala resiko.

Dengan hasil rapid tes ulang ini, dirinya dan keluarga mengaku sangat lega. Nuzul juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, terutama Puskesmas Jalaksana yang sudah memfasilitasi rapid tes ulang ini.

Baca Juga :  Iman Nugraha Tancap Gas, Usai Dilantik Menjadi Kadisbudpora

“Saya sampaikan apresiasi, saya tidak menilai bahwa rapid yang pertama tidak akurat, karena medis sudah berusaha, dan Alhamdulillah setelah rapid ulang hasilnya negatif, saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Dinkes terutama Puskesmas Jalaksana yang sudah memfasilitasi rapid ulang ini,” lanjut Nuzul

Sementara itu, Sandy Rizkika Rachdiansyah usai hasil rapid tes ulang yang menyatakan dirinya non-reaktif (negatif) ini berharap untuk warga di Kabupaten Kuningan khususnya tetangga-tetangganya agar tidak usah khawatir, Sandy dinyatakan negatif dan sehat

“Khususnya tetangga-tetangga yang ada di Manis Kidul tidak usah khawatir dan saya mau klarifikasi, saya negatif dan sehat,” pungkas Sandy.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Berita Terbaru

Jajaran manajemen Geely Auto Indonesia berfoto bersama Geely Coolray di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok. SUV bermesin bensin (ICE) pertama Geely di Indonesia ini resmi memasuki masa pre-book menjelang peluncuran harga pada GIIAS 2026.

Otomotif

Geely Buka Pre-Book Coolray, SUV ICE Pertama di Indonesia

Kamis, 23 Jul 2026 - 14:32 WIB