PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Proses Pembangunan Capai 55 Persen

- Redaksi

Jumat, 1 September 2017 - 15:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Majalengka – Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB), Virda mengatakan, hingga akhir Agustus progres pembangunan Bandara Internasional di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka sudah mencapai 55 persen.

“Sampai saat ini progres pembangunan mencapai 55 persen dan mudah-mudahan Desember 2017 konstruksi sudah selesai dan kuartal 1 2018 targetnya sudah operasional,” kata Virda saat acara Tebar Berkah Qurban dan Sosialisasi Kesiapan Persiapan Bandara Kepada Masyarakat Sekitar Proyek di Kantor UMP BIJB Kertajati, Kamis (31/08/2015) kemarin.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Mutasikan 9 Pejabat Eselon III

“Terminal bisa service level C sampai 12 juta. Mudah-mudahan jamaah haji tahun depan sudah bisa terbang dari sini dan Bandara ini mempunyai dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, untuk penyerapan lapangan kerja di Bandara, akan merekrut 230 orang dan sudah merekrut sebagian untuk PK dan Avsec dan ditambah penyerapan tenaga kerja ground handling dan airlines.

Baca Juga :  Plt Bupati Bekasi Bicara Blak-blakan soal Pengangkatan Pejabat Plt di Tengah Sorotan

Sekper PT BIJB Wasman Wahyu Widodo mengatakan, sosialisasi akan dilakukan kepada pejabat publik di sekitar Bandara dan Insya Allah Bandara akan operasional Februari 2018.

Menurut Wasman, momen Idul Adha menyalurkan penerima hewan kurban Desa Bantarjati, Kertajati, Sukamulya, Sukakerta, Kertasari, Mekarmulya, Babakan, Pasiripis dan desa lainnya total 12 ekor sapi dan 12 ekor kambing untuk Muspida dan Muspika.

Baca Juga :  Parah, Proyek TPT Kanci di Jalur Rawan Banjir Tidak Sesuai Site Plan

Camat Kertajati, Aminudin mengungkapkan, ada mesjid dan balai desa yang belum diganti rugi yaitu Desa Kertasari yang terpaksa ngantor di kantin, dan mendorong ke Pemprov agar segera dipindahkan karena tanahnya sudah ada menggunakan tanah bengkok.

“Tak lupa juga, kami minta Pemprov mensupport pembebasan jalan non tol, karena masyarakat sudah menunggu untuk musyawarah ganti rugi,” ungkapnya.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami