RakyatJabarNews.com, Cirebon – Proyek Senderan di Desa Kanci Kecamatan Astana Japura yang digarap CV. Karya Agung Putra dipermasalahkan oleh Aktivis Pemuda Kanci, karena pengerjaan proyek tidak memenuhi site plan. Papan proyek baru dipasang setelah hari ke-4 proyek berjalan.
Ditemui di lokasi proyek, Rizky Herdi Pratama mengatakan proyek pembangunan senderan dari PU PR yang dikerjakan oleh kontraktor tidak sesuai dengan site plan RAB, di mana proyek ini ada modifikasi.
“Kami relawan Kanci mengharapkan senderan tidak di kurangi dalam bentuk ukuran dan material proyek dan kami minta ikuti site plan yang sudah ada,” jelasnya, Selasa (1/5).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya merasa khawatir jika pada musim hujan banjir tetap menggenang akibat proyek senderan tidak sesuai apa yang dibuat oleh Dinas PU PR. Jika tidak ada perubahan dan sesuai dengan site plan maka dirinya minta proyek ini dihentikan terlebih dahulu dan dibongkar, agar sesuai dengan site plan RAB yang sudah ditentukan oleh Dinas.
“Lebih baik dihentikan dan dibongkar dulu, supaya sesuai dengan site plan,” terangnya.
Sedangkan pada saat dikonfirmasi pada pelaksana CV. Karya Agung Putra, Didi mengakui jika ada sedikit modifikasi yang disesuikan dengan kondisi lapangan.bKetika ditanya kenapa papan proyek tidak dipasang, Didi mengatakan jika papan proyek akan diambil ke rumah bos dan akan langsung dipasang.
Sedangkan menurut salah seorang Kepala Dusun Desa Kanci, Heryanto sekaligus kasatgas menyayangkan kontraktor yang tidak mematuhi site plan yang sudah dikeluarkan oleh Dinas PU PR.
“Karena dengan adanya modifikasi yang dilakukan, seperti tidak adanya pondasi 45 cm dan kemiringan tidak diikuti, maka dikhawatirkan TPT yang dibuat mudah rusak dan aliran air semakin menyempit akibat site plan yang dilanggar,” pungkasnya.(Ymd/RJN)





















