BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis saat pelepasan bantuan logistik untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor BPBD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (28/8/2026). Sebanyak 20 ton bantuan diberangkatkan menggunakan empat truk menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak.

i

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis saat pelepasan bantuan logistik untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kantor BPBD Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Jumat (28/8/2026). Sebanyak 20 ton bantuan diberangkatkan menggunakan empat truk menuju Bandara Halim Perdanakusuma untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak.

KABUPATEN BEKASI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengirim sekitar 20 ton bantuan logistik untuk masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan tersebut diangkut menggunakan empat truk dari Kantor BPBD Kabupaten Bekasi menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan, bantuan yang dikirim merupakan hasil penggalangan dari berbagai elemen, mulai dari masyarakat, dunia usaha, industri hingga pengusaha yang tergabung dalam klaster logistik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum diberangkatkan, BPBD Kabupaten Bekasi membuka posko pengumpulan bantuan. Penggalangan juga dilakukan di tingkat desa, salah satunya Desa Karang Raharja yang menghimpun bantuan masyarakat untuk kemudian disalurkan melalui BPBD.

Baca Juga :  DPRD Soroti IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Plt Bupati Panggil DCKTR dan DLH

“Yang pertama bantuan yang kita terima ini dari industri. Kemudian ada juga dari pengusaha yang tergabung dalam klaster logistik. Ada juga dari masyarakat,” kata Muchlis.

Menurut Muchlis, BPBD tidak sekadar mengumpulkan bantuan, tetapi memastikan jenis barang yang dikirim sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

Sejumlah logistik yang diberangkatkan antara lain beras, mi instan, air mineral, susu serta perlengkapan bayi.

“BNPB sudah menentukan barang-barangnya. Jadi tidak asal bantuan apa saja, karena kita memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujarnya.

BPBD Pastikan Bantuan Dikirim Melalui Jalur yang Tepat

Sebanyak empat truk membawa seluruh bantuan dari Kabupaten Bekasi menuju Bandara Halim Perdanakusuma. Dari lokasi tersebut, logistik selanjutnya diserahkan kepada posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca Juga :  Malam Takbiran, Plt Pantau Langsung Situasi dan Kondisi di Pos Pengamanan Lebaran 2023

Proses pengiriman menuju wilayah terdampak selanjutnya dikoordinasikan BNPB, termasuk pengaturan bongkar muat, jadwal keberangkatan, pesawat yang digunakan hingga lokasi penurunan bantuan.

“Teman-teman BNPB yang mengatur teknis keberangkatannya, mulai dari masuk gudang, bongkarnya jam berapa, keberangkatannya, menggunakan pesawat apa, sampai turun di mana,” jelas Muchlis.

BPBD memilih mekanisme pengiriman melalui jalur udara karena kondisi geografis NTT yang terdiri atas banyak wilayah kepulauan. Jalur darat tidak memungkinkan, sementara pengiriman melalui laut membutuhkan waktu lebih panjang.

Untuk mendukung distribusi tersebut, BNPB berkoordinasi dengan TNI Angkatan Udara melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Posko Bantuan Bisa Dibuka Kembali

BPBD Kabupaten Bekasi masih memantau perkembangan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Baca Juga :  Diguyur Hujan, Semangat Pemuda Bekasi Tak Surut! Wali Kota Tri Adhianto: “Hujan Ini Saksi Semangat Kita”

Jika kebutuhan logistik masih tinggi dan masyarakat Kabupaten Bekasi kembali ingin memberikan bantuan, BPBD membuka kemungkinan mengaktifkan kembali posko pengumpulan bantuan.

Lokasi pengumpulan juga dapat diperluas, termasuk di kawasan industri yang menjadi salah satu sumber dukungan bantuan.

“Kalau memang nanti banyak masyarakat yang ingin memberikan bantuan lagi, tidak menutup kemungkinan kita buka posko lagi,” kata Muchlis.

Ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk membantu agar tetap menjaga semangat gotong royong, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi bencana.

“Apabila memang ada kemudahan untuk memberikan bantuan ke daerah-daerah yang sedang tertimpa bencana, khususnya NTT, silakan,” pungkasnya.

(adv)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Terima Bantuan untuk Korban Gempa NTT dari Desa Karangraharja
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB