Ratusan Koperasi “Tidur”, Sekda Bekasi Tantang Dunia Usaha Bangkitkan Ekonomi Rakyat

- Redaksi

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin memukul gong sebagai tanda pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi di Hotel Antero Jababeka, Rabu (7/1/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran koperasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

i

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin memukul gong sebagai tanda pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi di Hotel Antero Jababeka, Rabu (7/1/2025). Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran koperasi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyoroti masih banyaknya koperasi yang belum aktif. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyebut kondisi ini sebagai pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan agar koperasi benar-benar menjadi pilar ekonomi kerakyatan.

Pernyataan itu disampaikan Endin saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi di Hotel Antero Jababeka, Rabu (7/1/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Endin mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 1.000 koperasi di Kabupaten Bekasi, namun yang aktif baru sekitar 800 koperasi, sementara sekitar 300 koperasi lainnya masih tidak berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya minta kepada pengurus yang terpilih nanti, 300 koperasi yang belum aktif itu harus bisa dihidupkan kembali. Potensi kita sangat besar,” tegas Endin.

Tak hanya menyoroti jumlah koperasi, Endin juga menantang dunia usaha untuk terlibat langsung. Ia menyebut, Kabupaten Bekasi memiliki sekitar 7.000 perusahaan, yang jika disinergikan dengan koperasi, akan memberikan dampak besar bagi penguatan ekonomi masyarakat.

“Bayangkan kalau satu perusahaan saja bermitra dengan satu koperasi, itu sudah luar biasa dampaknya. Ini saya harapkan menjadi program kerja pengurus Dekopinda yang baru,” ujarnya.

Pemerintah Daerah, lanjut Endin, juga siap memberikan dukungan konkret bagi penguatan kelembagaan koperasi. Salah satunya melalui fasilitasi kantor sekretariat Dekopinda, baik dengan skema pinjam pakai maupun pemanfaatan aset daerah.

“Nanti kita bicarakan. Kita upayakan kantor yang bisa dimanfaatkan. Melalui dinas terkait, saya minta untuk difasilitasi,” jelasnya.

Endin menilai kolaborasi antara Pemkab Bekasi dan Dekopinda semakin strategis dengan hadirnya Koperasi Merah Putih di bawah naungan Dekopinda. Menurutnya, kehadiran koperasi ini justru membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Kolaborasi ini sangat baik. Koperasi Merah Putih berada di bawah Dekopinda, dan ini tentu menambah potensi koperasi kita,” katanya.

Ia juga menyoroti program strategis nasional seperti MBG, yang dinilainya sebagai peluang besar untuk meningkatkan skala usaha koperasi di daerah.

“Program strategis nasional seperti MBG adalah peluang besar. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik agar koperasi benar-benar naik kelas,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi Toto Iskandar menegaskan bahwa Musda kali ini mengangkat isu-isu strategis nasional, salah satunya terkait pencanangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh Presiden Republik Indonesia.

“Musda hari ini membawa isu strategis nasional, salah satunya program Koperasi Desa Merah Putih. Kami akan bahu-membahu dengan Dinas Koperasi untuk mengarahkan para pengurus KDMP agar segera berkoordinasi dengan Dekopinda dan pemerintah daerah,” ujar Toto.

Ia menyampaikan, langkah awal yang menjadi fokus Dekopinda ke depan adalah percepatan pembangunan gerai dan kantor Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi agar manfaat koperasi dapat langsung dirasakan masyarakat desa.

Baca Juga :  Ikrar Netralitas Kades se-Kabupaten Bekasi

Menjawab tantangan terbesar koperasi, Toto mengakui bahwa digitalisasi dan regenerasi masih menjadi pekerjaan rumah utama. Menurutnya, koperasi selama ini masih kerap dipersepsikan sebagai lembaga ekonomi yang dikelola kalangan usia lanjut.

“Tantangan terbesar kita saat ini adalah digitalisasi. Koperasi sering dianggap hanya untuk orang-orang sepuh. Ke depan, koperasi harus diisi oleh kaum muda dan generasi Z agar mampu bersaing dengan perusahaan swasta maupun BUMN,” tegasnya.

Untuk itu, Dekopinda Kabupaten Bekasi akan berkoordinasi intensif dengan Dinas Koperasi dan UKM guna mendorong keterlibatan generasi muda sebagai anggota sekaligus motor penggerak koperasi. (*)

Baca Juga :  Ini Dia Tampang Dua Oknum Pelaku Guru Ngaji Pelecehan Seksual Terhadap Santriwati

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak
277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:56 WIB

Video CCTV Lift Viral, Eks Caleg Jabar VII Siapkan Langkah Hukum

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Rabu, 2 September 2026 - 16:41 WIB

Ratusan Pedagang Pasar Baru Geruduk DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi Desak Wali Kota Bertindak

Rabu, 2 September 2026 - 12:54 WIB

277 Siswa Kota Bekasi Raih Pramuka Garuda, Tri Adhianto Minta Jadi Teladan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru