Bangun Lapas dan Kantor Imigrasi, Kota Bekasi Terima Penghargaan dari Menkum dan HAM

- Redaksi

Sabtu, 27 April 2019 - 15:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Jakarta – Pemerintah Kota Bekasi mendapat penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) karena telah memberikan bantuan dan dukungan dalam pelaksanaan tugas lembaga pemasyarakatan.

Piagam penghargaan ini diberikan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly kepada Wali Kota Bekasi Dr.Rahmat Effendi bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke- 55 di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Jakarta Timur, pada Sabtu (27/4/2019).

Walikota Bekasi, Dr.Rahmat Effendi mengatakan, piagam penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap Kota Bekasi karena telah membantu Kementerian Hukum dan HAM.

Sejak 2017 lalu, kata dia, Kota Bekasi telah membangun Lembaga Pemasyarakatan di Jalan Raya Pahlawan, Arenjaya, Bekasi Timur dan Kantor Imigrasi Kelas II Bekasi di Jalan Perjuangan, Bekasi Utara.

Biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan ini sekitar Rp 105 miliar dengan rincian Kantor Imigrasi sebesar Rp 35 miliar dan Lapas mencapai Rp 70 miliar. “Pembangunan kita lakukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi,” ujarnya.

Menurut dia, gedung Imigrasi Kelas II Bekasi akan diresmikan pada bulan Mei mendatang yang dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Sementara gedung Lapas masih dalam tahap proses pembangunan. “Untuk gedung Lapas sudah 70 persen, untuk pembangunan tahap kedua akan kita lanjutkan menggunakan APBD 2020,” ungkapnya.

Baca Juga :  Giat Bimtek Pegawai Bidang Bangunan Negara, DCKTR Kab. Bekasi Terus Melakukan Peningkatan Kapasitas

Dirinya menjelaskan, keputusan mendanai pembangunan ini atas pertimbangan kepentingan layanan bagi masyarakat Kota Bekasi. Kata dia, Kantor Imigrasi yang terletak di Kompleks Gelanggang Olahraga Kota Bekasi saat ini sudah tidak representatif untuk melayani 350 pemohon.

Bahkan, katanya, di Lapas Bulak Kapal sudah diisi oleh 1.700 warga binaan padahal daya tampungnya hanya 450 penghuni. “Situasi tersebut sebetulnya sudah tidak layak, karena bagaimanapun juga warga binaan adalah manusia. Mereka memiliki hak mendapat tempat yang layak meski mereka pernah berbuat salah di mata hukum,” ujar Rahmat.

Baca Juga :  Sun Star Prima Motor Cikarang Tawarkan Program Fuso CLBK

Berdasarkan data yang diperoleh, Kantor Imigrasi dibangun hingga enam lantai dengan total luas lantai 3.882 meter persegi. Sementara Lapas akan dibangun di Jalan Raya Pahlawan, Arenjaya, Bekasi Timur, dengan spesifikasi bangunan seluas 6.953 meter persegi di lahan seluas 20.786 meter persegi. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami