Unit Lantas Polsek Lemahabang Gelar Operasi Patuh Lodaya 2018

- Redaksi

Kamis, 26 April 2018 - 17:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Satlantas Polres Cirebon melalui Polsek Lemahabang menggelar Operasi Patuh Lodaya 2018 di depan Polsek Lemahabang Kabupaten Cirebon, Kamis (26/4). Menurut Panit 1 Satlantas Polsek Lemahabang, Ipda Soleh Siswoyo, SH menjelaskan, jika Operasi Patuh Lodaya 2018 yang dilaksanakan ini merupakan intruksi dari Polres Cirebon.

“Sesuai pimpinan kami, juga meminta pada para Bhabinkabtibmas agar memberitahukan kepada masyarakat apa itu Operasi Patuh Lodaya ke setiap masyarakat di setiap desa,” jelasnya saat ditemui awak media di sela-sela operasi, Kamis (26/4).

Baca Juga :  Jasa Marga Raih CSA Awards 2022 Kategori The Best of Non-Big Capitalization in The Infrastructure Sector

Masih menurut Ipda Soleh, tujuan dari Operasi Lodaya ini untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar pada lokasi rawan laka lantas, rawan pelanggaran, dan rawan macet. Selain itu, juga untuk meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Adapun dasar hukum dilakukannya Operasi Patuh Lodaya 2018 ini sesuai dengan amanat Undang-Undang diantaranya, UU RI No. 8 Tahun 1981, UU RI No. 2 Tahun 2002, UU RI No. 23 Tahun 2009 dan Peraturan Kapolri No. 9 Tahun 2012.

“Operasi Patuh Lodaya 2018 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 April sampai dengan 9 Mei 2018 di seluruh wilayah hukum NKRI serentak,” jelasnya.

Adapun sasaran Operasi Patuh Lodaya 2018 adalah sepeda motor yang melawan arus, menyerobot lampu merah, pengendara yang menggunakan HP, pengendara SPM berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi yang tidak membawa SIM/STNK, pengendara yang melebihi batas kecepatan, pengemudi dan penumpang tidak pakai helm, tidak memakai safety belt atau sabuk pengaman bagi kendaraan roda 4, serta kendaraan umum yang menaiki ataupun menurunkan penumpang tidak pada tempatnya.

Baca Juga :  Terkait Maraknya Aksi Teror, Kapolres Cirebon Kota Imbau Masyarakat agar Tidak Perlu Khawatir

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar berdisiplin berlalu lintas, serta melengkapi surat-surat kendaraannya dan tertib dalam berlalu lintas,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru