Sunjaya Bantah Terima Suap 100 Juta Serta Memliki Rekening Penampungan

- Redaksi

Jumat, 26 Oktober 2018 - 10:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Akhirnya KPK menahan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra serta Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Cirebon Gatot Rahmanto di Rutan KPK.

Namun pada saat dimintai komentar oleh para awak media, Sunjaya membantah telah menerima suap dan memiliki rekening penampungan.
Menurut Sunjaya masyarakat Cirebon perlu tahu jika dirinya belum pernah menerima uang dugaan suap sebesar Rp100 juta dari promosi dan rotasi jabatan dari para pejabat di Cirebon.

Baca Juga :  Info Terkini: Hindari Titik Rawan Macet di Cirebon Pada Saat Arus Mudik

“Saya tidak menerima uang 100 Juta dalam promosi jabatan, saya belum pernah terima uang suap 100 Juta untuk promosi jabatan”. Saat digiring petugas KPK menuju rutan KPK, Jumat dini hari (26/10/2018).

Selain itu Bupati Sunjaya juga membantah memiliki rekening penampungan uang suap sebesar Rp6,4 miliar dari sejumlah pejabat.
“Saya tidak memiliki rekening penampungan, rekening itu tidak ada”. Tutupnya

Baca Juga :  Wakil Bupati Indramayu Prihatin Bupati Supendi Terjaring OTT KPK

Bupati Cirebon pada jumat dini hari turun dari lantai 2 gedung pemeriksaan KPK dengan mengenakan pakaian tahanan KPK dan langsung manaiki mobil untuk dibawa ke rutan KPK.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB