Seperti Ini Langkah Pemkab Kuningan Kikis Ketergantungan Terhadap Kedelai Impor

- Redaksi

Rabu, 28 Agustus 2019 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda melakukan penanaman kedelai di lokasi eks galian pasir, tepatnya Desa Cibulan, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Selasa (27/8). Aksi tanam kedelai ini, juga dihadiri penanggung jawab UPSUS Pajale Kementrian Pertanian RI wilayah Jawa Barat, Maman Suherman.

Dipilihnya Desa Cibulan sebagai lokasi penanaman kedelai karena cukup banyak kemajuan desa dari beragam prestasi baik tingkat Jabar maupun nasional. Hal itu tak lepas dari inovasi desa untuk mengubah lahan eks galian pasir menjadi lahan garapan tanaman kedelai.

Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda mengatakan, pembangunan pertanian adalah salah satu kegiatan yang sangat strategis untuk mendorong perekonomian kerakyatan. Selain dapat memenuhi kebutuhan pokok, produktivitas kedelai ini sebagai penghasil devisa yang dapat diandalkan serta dapat menyerap tenaga kerja cukup besar.

“Jika melihat luas bahan baku sawah mencapai 26.323 hektare, Kabupaten Kuningan sangat potensial untuk menjadi Kabupaten Pertanian,” terangnya.

Dia menyebutkan, pada 2018 produksi padi di Kabupaten Kuningan mencapai 367.357 ton, jagung 14.778 ton dan kedelai 1.342 ton. Kondisi ini tentunya belum dirasa maksimal dan perlu terus ditingkatkan.

“Terlebih pada komoditas kedelai yang masih rendah. Sebab untuk memenuhi kebutuhan konsumsi kedelai di Kabupaten Kuningan membutuhkan 500-600 ton per bulan,” jelasnya.

Baca Juga :  Syaikhu Pertanyakan Kinerja Tiga Kementerian

Pihaknya mengakui, jika saat ini Kabupaten Kuningan masih mengandalkan kedelai dari luar atau impor. Karenanya sebagai upaya dalam memenuhi kebutuhan akan kedelai, salah satunya perlu memanfaatkan lahan-lahan yang tidak produktif menjadi lahan produktif seperti di Desa Cibulan ini.

“Saya sangat mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh Kepala Desa Cibulan, yang mengubah lahan eks galian C menjadi lahan produktif dengan ditanami kedelai,” ungkapnya.

Pihaknya menyampaikan, rasa terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI yang telah memberikan bantuan pada tahun 2018-2019 terhadap pemerintah daerah. Bantuan itu diantaranya bantuan benih gogo sawah, kedelai 200 hektar, bantuan rehab jaringan irigasi 1.000 hektar, hand traktor 80 unit, pompa air 90 unit, cultivator 3 unit, traktor roda 4 sebanyak 3 unit, dan hand sprayer 291 unit.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi Covid-19, Jasa Marga Berhasil Menjaga Kinerja Positif pada Kuartal I 2020

“Desa Cibulan yang mampu mengubah lahan eks galian C menjadi lahan pertanian dan perkebunan merupakan salah satu contoh Desa Pinunjul. Hal ini tentunya sejalan dengan Visi Kuningan Makmur, Agamis dan Pinunjul berbasis desa tahun 2023,” bebernya.

Ia berharap, kedepan semua desa di Kabupaten Kuningan dapat mengembangkan potensi yang ada di desanya masing-masing. Sehingga nanti akan didorong Pemeritah Kabupaten Kuningan menjadi Desa Pinunjul, agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud dengan cepat.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru