Satpol PP Berikan Sanksi Para Pelanggar Masker

- Redaksi

Sabtu, 12 September 2020 - 18:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon melaksanakan kegiatan Operasi Penertiban Masker dalam rangka pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang dimulai dari Balaikota Cirebon Kejaksan, Siliwangi, Sabtu malam (11/9).

Kegiatan ini dipimpin oleh Wali Kota Cirebon Nazrudin Azis, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Andi Armawan, Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Plt Kasatpol PP) Buntoro Tirto, Kabid Gakperumda, Kabid Tribuntanmas, Kabid Bina Satlinmas, pihak Polres Cirebon Kota dan beberapa tim lainnya.

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi Akan Beri Sangsi Kepada RS Yang Tidak Sesuai SOP

Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahayanya tidak menggunakan masker. Karena, dikhawatirkan jika kasus covid 19 di Kota Cirebon akan semakin bertambah.

Hasil kegiatan operasi penertiban masker tersebut, Satpol PP menjaring 68 pelanggar yang kedapatan tak menggunakan masker. Para pelanggar didominasi pengendara sepeda motor.

“Kita juga menemukan 68 pelanggar yang mayoritas pengendara motor saat berkeliling tadi,” ujar Plt Kasatpol PP, Buntoro Tirto

Adapun sanksi yang akan diberikan hanya berupa teguran ringan seperti menyanyi lagu indonesia raya, membacakan pancasila, dan push up.

Baca Juga :  Berita Foto : Kegiatan Peresmian Posyandu dan Balai Warga Blok Diamond

“Saya berharap masyarakat sadar karena, kedepannya sanksi bagi yang tidak menggunakan masker akan disahkan Peraturan Daerah (Perda) akan ada sanksi materi dan juga yang lainnya,” ujar Walikota Nasrudin Azis.

Dalam hal ini Azis menegaskan, jika masih mau hidup sehat gunakanlah masker.

(gie/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
DLH Kota Bekasi Awasi Pengelolaan Air Limbah Restoran, Ambil Sampel di Kali Abang 2
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB