Polisi Grebek Penimbun Bawang Putih

oleh -
Pedagang menata tumpukan karung bawang putih impor di pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta, Senin (9/3). Ketua Dewan Holtikultura Nasional Benny Kusbini mengatakan kebutuhan bawang putih per tahun bisa mencapai 400 ribu ton atau lebih besar dari rekomendasi yang diberikan pemerintah. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/ama/15.
banner 120x600

RakyatJabarNews.com – Bareskrim Mabes Polri menggrebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan bawang putih milik PT. Tunas Pekasa Indonesia yang berada di Jl. Marunda Makmur No 11 Desa Sagara Makmur, Kecamatan Tarumajaya. Diduga, ratusan ton bawang putih itu sengaja ditimbun dan baru akan didistribusikan saat harga melonjak, Rabu (17/5) pagi.

Dari pantauan RakyatJabarNews.com yang didapatkan, dari lokasi tersebut petugas menyita 182 ton bawang putih asal India dan Cina yang tidak dilengkapi sejumlah dokumen resmi. Ratusan ton bawang putih itu, diimpor oleh dua perusahaan yaitu PT. NBM dan PT. LBU sejak April 2017 lalu.

General Manager PT. Tunas Perkasa Indonesia, Jayasartika membantah atas tuduhan jika perusahaannya melakukan dugaan penimbunan bawang putih. “Kalau disebut penimbunan kami rasa tidak tepat. Karena barang di kami ini rata-rata 7 hari terutama untuk bawang putih sudah dikeluarkan,” ucap Jayasartika.

Ia pun mengklaim, jika perusahaan memiliki sejumlah dokumen terhadap ratusan ton bawang putih itu. “Karena kalau sepengetahuan kami, setiap barang yang masuk ke sini pasti ada dokumennya. Tetapi memang ada beberapa point yang menjadi catatan polisi, terutama tentang kelengkapan dokumennya,” tuturnya.

Hingga tulisan ini dibuat, ratusan ton bawang putih tersebut masih disegel pihak kepolisian menggunkan line police. Sejumlah personil kepolisian juga masih berjaga di lokasi gudang tersebut. (Dul/RJN)

Comment

No More Posts Available.

No more pages to load.