Korlantas Polri Soroti Infrastruktur di Tol Cipali

- Redaksi

Minggu, 21 Juli 2019 - 15:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Majalengka– Korps Lalu Lintas Mabes Polri belum bisa memastikan penyebab kecelakaan maut di Tol Cipali yang menewaskan lima orang, Jumat (19/7/2019) malam.

Kasidiklaka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, masih harus mendalami penyebab kendaraan pikap Daihatsu Grand Max yang oleng dan akhirnya menabrak Suzuki APV hingga keduanya hangus terbakar.

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun untuk dugaan sementara, kata Twedi, penyebab kecelakaan adalah faktor kurangnya pengamanan pada infrastruktur tol Cipali. Kasus kecelakaan di Tol Cipali bisa diktakan tergolong tinggi.

“Jadi untuk dugaan awal di tol ini, saya rasa masih kurang jauh dari segi keamanan. Ada kemungkinan jalan yang bergelombang atau sarana prasarana di tengah median jalan yang saya rasa ini masih kurang,” ujar Twedi, saat meninjau TKP di KM 154,8 yang masuk wilayah Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Sabtu (20/7/2019).

Baca Juga :  Tol Cipali kembali Makan Korban, 1 Orang Meninggal Dunia 2 Orang Luka Kritis

Twedi menjelaskan, untuk mengetahui penyebab kecelakaan, sedikitnya ada empat faktor yang dapat menjadi bahan evaluasi. Mulai dari faktor manusia, kendaraan, kondisi jalan, serta cuaca.

Baca Juga :  Plt. Bupati Tekankan Peningkatan Layanan Publik Oleh ASN

“Kita masih proses evaluasi, jadi belum bisa menyimpulkan secara menyeluruh penyebab kecelakaan atau pun penyebab kedua mobil yang bertabrakan hangus terbakar,” kata Twedi.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi
MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat
Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan
Pemkot Bekasi Bongkar 88 Bangunan Liar di Lahan PJT II
Aksi Damai Digelar 15 Oktober, Wartawan Desak Pemkab Bekasi Periksa Dugaan Perlakuan Tak Patut
Pemkab Bekasi Bentuk Tim Lintas-OPD Tangani Kemiskinan hingga Desa
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Dugaan Hina Wartawan dan Institusi Pers, Kadis LH Bekasi Berurusan dengan Polisi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:00 WIB

MARAKA Kenalkan Sustainability dan Budaya kepada Siswa SMPN 4 Cibitung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WIB

BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

Kepala DLH Kabupaten Bekasi Bantah Tudingan Usir dan Hina Wartawan

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB