Bekasi – Misteri kematian tragis seorang pemilik toko sembako di Jatimakmur akhirnya terkuak. Pelakunya adalah AS (20), seorang pemuda yang dikenal akrab dengan korban, namun tega menghabisi nyawa sang bos toko demi uang tunai dan sepeda motor.
Tak butuh waktu lama, Tim Resmob Subdit Reskrimum Polda Metro Jaya meringkus AS kurang dari 24 jam setelah peristiwa berdarah itu terjadi. Ironisnya, pelaku ditangkap saat bersembunyi santai di sebuah hotel mewah di Tangerang Selatan, seolah tak pernah melakukan kejahatan keji.
“Kami tangkap pelaku dini hari tadi. Dia tidak melawan dan langsung mengakui perbuatannya,” ungkap Iptu Nurul Faruq Fadillah, Minggu (1/6/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai Rp68 juta, dua ponsel, dan sepeda motor Honda Vario milik korban. Semuanya diangkut pelaku usai menghabisi nyawa A (64), pemilik toko sembako yang belasan tahun dikenal warga sebagai sosok dermawan.
Korban ditemukan tewas mengenaskan di kamar mandi tokonya, Sabtu (31/5/2025). Tubuhnya tertutup kardus minuman, dengan luka parah di bagian kepala. Penemuan itu menggemparkan publik, apalagi jasad sang korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri.
Toko tempat kejadian tampak porak-poranda, dengan bercak darah di lantai dan rak barang yang acak-acakan. Sepeda motor korban hilang, yang belakangan diketahui dibawa kabur oleh pelaku untuk melarikan diri.
Menurut penyelidikan awal, AS sudah lama mengenal korban. Ia berpura-pura sebagai pengantar barang sebelum melancarkan aksinya.
“Modus pelaku adalah memanfaatkan kepercayaan korban. Korban tidak menyangka akan dikhianati,” ujar penyidik.
Saat ini, AS masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya. Polisi mendalami apakah pelaku beraksi seorang diri atau ada keterlibatan pihak lain.
Kasus ini sontak menyita perhatian publik. Warganet geram, banyak yang mengecam aksi brutal pelaku yang dinilai tak hanya sadis, tapi juga licik karena mencoba melarikan diri dengan cara “glamor” usai melakukan pembunuhan. (*)









