Niat Melerai, Seorang Anggota TNI di Cirebon Terluka Akibat Tebasan Samurai

- Redaksi

Jumat, 5 Juli 2019 - 22:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN Cirebon – Praka Heri Susanto (32 tahun) dari Satuan Korem 063 III/SGJ dan seorang warga Dimas, menjadi korban penganiayaan anggota salah satu ormas.

Kejadian bermula, ketika anggota TNI itu bersama Dimas hendak mencari pelaku penganiayaan terhadap anggota TNI bernama Kopda Lucky Prasetyo, warga Nganjuk hingga tewas beberapa hari lalu di pos komando salah satu ormas di Jalan Wirasari, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Saat itu kemudian terjadi cekcok dengan Dimas, korban kemudian berusaha melerai. Namun pelaku berinisial Udin Jaenudin mengeluarkan senjata tajam sejenis samurai lalu membacok korban, namun ditangkis dan melukai tangan kiri Praka Heri Susanto.

Kapolsek Kedawung Kompol Tutu Mulyana membenarkan kejadian tersebut. “Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis tanggal 4 Juli 2019, sekitar pukul 20.30. Korban mendatangi posko LSM guna mencari saudara Udin Jaenudin yang diduga menjadi pelaku penganiayaan sebelumnya,” katanya, Jumat (5/7/2019).

Dia melanjutkan, akibat pembacokan itu korban atas nama Praka Heri mengalami luka bacok di sepertiga pergelangan tangan kiri. Akibatnya otot tendon korban putus dan robek separuhnya lebar kurang lebih 8 sentimer kedalaman kurang lebih 4 sentimeter dan korban dibawa ke RS Ciremai.

“Sementara korban bernama Dimas membuat laporan polisi di polres Cirebon Kota guna proses penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya.

Baca Juga :  2 Warga Desa Bojongggaling Meninggal Keracunan Makanan

Atas kejadian itu, petugas kini tengah memburu pelaku. “Mengetahui ada kejadian tersebut anggota Polsek Kedawung Piket QR 06 C, Piket Intel, Piket Bhabinkamtibmas dan Piket Reskrim langsung menuju lokasi TKP dan bersama Tim Buser polres Cirebon Kota mencari pelaku di kosanya namun tidak ada dan sampai sekarang masih mencari pelaku dimana keberadaannya masih belum diketahui,” ungkapnya. 

(uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru