Musrenbang Tingkat Kecamatan Tambun Selatan, Fokus Penanganan Banjir, Sampah dan Infrastruktur

- Redaksi

Kamis, 11 Februari 2021 - 13:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi dalam rangka Perencanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2022, dilaksanakan secara virtual bersamaan dengan 11 Kecamatan lainnya.

Diselenggarakan oleh Command Center Kabupaten Bekasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Drs. H. Uju, M.Si. Sedangkan musrenbang Kecamatan Tambun Selatan bertempat di Gedung Papandayan Ballroom – Metland Tambun.

Dalam acara tersebut Camat Tambun Selatan Junaefi, melakukan paparan usulan-usulan pembangunan di Desa/Kelurahan yang menjadi prioritas tingkat Kecamatan, dimana semua usulan-usulan tersebut telah diinput oleh tim operator di Desa/Kelurahan melalui aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), yang berjumlah 1.452 usulan.

Usulan tersebut, fokus pada penanggulangan banjir, penanganan sampah, pembangunan infrastruktur, penertiban bangunan liar, penyediaan prasarana dan sarana umum (ruang terbuka publik), pendidikan, kesehatan, penertiban tempat pembuangan sampah liar dan juga pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  11 Kecamatan se-Kabupaten Bekasi Hadiri Virtual Zoom Meeting Musrenbang 2022 Tingkat Kecamatan

“Untuk permasalahan banjir kita harapkan agar dilakukan normalisasi yang memadai,”ujar Junaifi.

Junaifi pun mengharapkan, normalisasi tersebut dikerjakan secara berkala oleh dinas terkait, karena menurut Junaifi sampah di Tambun Selatan sangat menumpuk sehingga tidak dapat hanya satu atau dua tahun sekali  di normalisasi akan tetapi harus dilakukan secara periodik.

“Jadi kita berharap ditahun 2021 ini juga ada anggaran normalisasi secara periode,” ungkap, Junaifi.

Selain itu, Dia juga berharap dapat dibangunnya beberapa titik sumur resapan atau folder air (penampungan air) di beberapa titik guna penanggulangan banjir dimusim penghujan.

Baca Juga :  Kota Bekasi Macet, Rahmat Effendi: Kalau Engga macet Tidak Ada Pertumbuhan Ekonomi

“Salah satu nya di Desa Setia Mekar lahan 6000 meter agar dapat dilakukan pembebasan lahan untuk dibuat folder air sebagai penampung air disaat musim penghujan atau banjir,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, beberapa titik lainnya di Desa Lambangsari, di Duku Bima dan di Desa Jatimulya yang dapat dibebaskan untuk folder air sekaligus nantinya akan dijadikan sebagai wisata air,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil I ketua DPRD Kabupaten Bekasi, M.Nuh, mengungkapkan, mekanisme kegiatan Musrenbang sekarang ini merupakan bentuk transparansi.

“Saya perhatikan usulan-usulan yang disampaikan pak Camat, menurut saya pak Camat kita ini mengerti persoalan,” puji, M.Nuh.

Ia menambahkan, dengan adanya 1000 titik resapan dan titik tersebut sudah disiapkan.

Baca Juga :  Forkopimda dan MUI Kabupaten Bekasi Tak Perkenankan Warga Shalat Ied di Masjid atau Lapangan

“Saya pernah bicara ke bupati, bahwa anggaran untuk revitalisasi, normalisasi dari pusat ada. Kebetulan saya belum tau titiknya dimana,” Ucap M.Nuh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju mengulas bahwa sudah ada 12.000 usulan yang disampaikan dari 23 kecamatan. ia menyakini bahwa semua usulan sudah melalui tahapan perumusan perencanaan yang disampaikan melaui tingkat desa maupun kecamatan.

“Usulan tersebut merupakan bagian upaya untuk menyelesaikan masalah”, pungkas Uju.

Diketahui, pada Musrenbang Kecamatan Tambun Selatan, selain dihadiri Muspika Tambun Selatan, para Kepala Desa/Lurah dan para stakeholder turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Dapil III dari Fraksi PKS H. Muhammad Nuh, S.Ag.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut
Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3
Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah
Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya
Fahrul Fauzi: Meningkatnya Laporan Menunjukkan Kesadaran Masyarakat Kian Baik
Hari Anak Nasional, Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi Soroti Perlindungan Anak
PAD Kota Bekasi Baru 85 Persen, PKS: WTP Tak Boleh Jadi Alasan Berpuas Diri

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:57 WIB

Perselisihan di Depan Salon Berujung Maut

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:29 WIB

Sekretariat DPRD Kota Bekasi Raih Predikat Pelayanan Sangat Baik, IKM Capai 93,3

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:19 WIB

Bapenda Sidak 7 Perusahaan, Optimalkan Pajak Air Tanah

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:21 WIB

Rp10,8 Miliar Sudah Digelontorkan, IPL TPA Burangkeng Masih Mandek! DPRD Desak Inspektorat Bongkar Penyebabnya

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami