Mengenal Sugar Craving: Penyebab dan Dampaknya Bagi Kesehatan

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 09:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

ilustrasi

i

ilustrasi

Kesehatan – Sugar craving merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan keinginan berlebih dalam mengonsumsi makanan atau minuman manis. Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengonsumsi gula secara berlebihan, yang pada akhirnya bisa memicu berbagai gangguan kesehatan.

Menurut laman Healthline, sugar craving dapat terjadi karena tubuh membutuhkan nutrisi tertentu seperti vitamin dan mineral. Namun, kondisi ini juga bisa menjadi tanda kecanduan gula atau bahkan gejala dari suatu penyakit.

Penyebab Sugar Craving

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan sugar craving, di antaranya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Lapar

Lapar merupakan salah satu penyebab utama sugar craving. Ketika kadar glukosa dalam darah menurun, tubuh akan memberikan sinyal untuk mencari sumber energi dengan cepat. Makanan yang kaya gula, seperti permen dan minuman manis, memberikan lonjakan energi yang cepat karena gula mudah dicerna dan diserap ke dalam darah. Oleh karena itu, tubuh secara alami cenderung mencari makanan manis saat merasa lapar.

Baca Juga :  76 Orang Mengikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba yang Dihelat TMMD ke- 110 Kodim 0509/Kab. Bekasi

2. Kecanduan Gula

Gula dapat mempengaruhi sistem penghargaan di otak dengan cara meningkatkan pelepasan dopamin, neurotransmitter yang memberikan perasaan senang dan kepuasan. Proses ini mirip dengan cara kerja obat-obatan adiktif, meskipun dalam skala lebih ringan. Efek ini dapat membuat seseorang terus-menerus menginginkan konsumsi gula, yang pada akhirnya bisa menyebabkan kecanduan.

3. Gejala Penyakit Tertentu

Beberapa kondisi medis dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi gula. Penderita diabetes, misalnya, sering mengalami penurunan kadar gula darah yang drastis (hipoglikemia), sehingga tubuh mencari cara cepat untuk meningkatkan kadar gula dengan mengonsumsi makanan manis. Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan sugar craving karena tubuh yang kekurangan oksigen cenderung merasa mudah lelah dan mencari sumber energi cepat.

Baca Juga :  Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

4. Stres dan Depresi

Stres merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan sugar craving. Saat seseorang mengalami stres, tubuh akan meningkatkan produksi hormon kortisol dan ghrelin, yang dapat meningkatkan nafsu makan, terutama terhadap makanan manis. Hal ini terjadi karena gula dapat memberikan efek menenangkan dan meningkatkan perasaan nyaman dalam jangka pendek.

5. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan tubuh kekurangan energi, yang membuat seseorang cenderung mengonsumsi makanan manis untuk mendapatkan dorongan energi. Selain makanan manis, kurang tidur juga dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi makanan asin serta bertepung.

Baca Juga :  HiLo Resmi Dukung Satya Wacana Salatiga sebagai Official Protein Partner IBL 2026

Dampak Sugar Craving bagi Kesehatan

Konsumsi gula yang berlebihan akibat sugar craving dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme. Oleh karena itu, penting untuk mengelola sugar craving dengan pola makan yang seimbang, tidur yang cukup, serta mengelola stres dengan baik.

Dengan memahami penyebab sugar craving, kita dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi konsumsi gula berlebih dan menjaga kesehatan tubuh secara optimal. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, BPJS Kesehatan Klaim Program Kian Kuat
Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:45 WIB

Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami