Listrik Padam, PLN Minta Maaf

- Redaksi

Senin, 5 Agustus 2019 - 06:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Jabodetabek– Aliran listrik di sebagian besar wilayah barat Jawa, meliputi Jawa Barat, Banten dan Jakarta mengalami pemadaman selama kurang lebih 12 jam, diduga sejak pukul 10:23 WIB hingga pukul 22:28 WIB pada, Minggu (4/08/2019).

Salah satu Pembangunan infrastruktur SUTET berlokasi di Jalan Pegangsaan 2, Kelapa Gading Jakarta Utara yang terindikasi melanggar peraturan Dinas Ketenagakerjaan terkait (K3).dok-istimewa

Menolak Lupa: hal yang diduga hampir mirip terjadi pada, Kamis 18 Agustus 2005, silam. Listrik Padam Akibat Trip Transmisi di 3 SUTET diduga Terlepas.

PT PLN (Persero) memastikan padamnya listrik di wilayah Jawa-Bali pada pukul 10.23 WIB, akibat terlepasnya jaringan (trip) transmisi pada circuit breaker SUTET (Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) daerah Saguling, Cibinong, dan Cilegon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, ketiga SUTET ini menanggung beban dari pembangkit besar di Paiton Unit VII dan VIII sebesar 1.300 MW dan pembangkit besar di PLTU Suralaya Unit IV, VI, dan VII sebesar 2.700 MW.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi Bentuk Pokdarwis

Akibatnya, jaringan Jakarta kehilangan 2.300 MW dan 11.400 Mph daya hilang, atau sekitar 3,1 juta pelanggan. Untuk seluruh Jakarta dan Banten. Sedangkan sebagian wilayah Jabar, Jatim, Jateng juga ikut padam.

Pernyataan resmi dari I Made Suprateka selaku Vice President Corporate Communication and CSR PLN mengungkapkan bahwa ; Pemadaman listrik terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip. Selain Gas Turbin 7 di Suralaya, dalam posisi mati. Dan, Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon mengalami gangguan atau trip.

Akibatnya aliran listrik di wilayah Jabodetabek mengalami pemadaman, dari keterangan PLN tersebut, maka terungkap sumber masalah pemadaman di tiga provinsi itu. Selain itu, akibat gangguan ini aliran listrik disebagian Jawa Tengah juga mengalami pemadaman.

Baca Juga :  Sebanyak 1500 Botol Miras Ilegal Dimusnahkan Tim Gabungan Kota Bekasi

Tentang Trip ; Listrik yang tiba-tiba padam tersebut dikenal juga dengan istilah-nya ; TRIP. Dan Trip ini disebabkan oleh “saklar” yang dikenal juga dengan istilah MCB (Main Circuit Breaker).

Setiap instalasi listrik di tempat atau gedung tertentu, seperti rumah, kantor, pabrik, gudang dan lainnya memiliki MCB (Main Circuit Breaker); analogi-nya, MCB adalah suatu gerbang utama tempat listrik masuk.

Fungsi MCB dalam suatu instalasi adalah membatasi aliran listrik yang masuk. MCB menghentikan (menutup gerbang) listrik yang mengalir masuk segera begitu terjadi korsleting listrik. Sehingga dapat mencegah terjadinya kebakaran.

Ketua Umum Komunitas Edukasi dan Advokasi Publik IHI (Indonesia Hari Ini), Jappy M. Pellokila angkat bicara bahwa hal tersebut tentunya sangat berdampak kepada para pelanggan PLN.

Baca Juga :  DJP dan Ditjen Dukcapil Tanda Tangani Kerjasama terkait NIK dan NPWP

“Pertanyaan yang muncul, kemudian, mengapa bisa terjadi, Pemadaman listrik terjadi akibat Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya mengalami trip. Sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati dan Turbin Cilegon juga trip,” ungkapnya.

Seperti diketahui, lanjut Opa Jappy, sapaan akrabnya, 7 (tujuh) turbin : 6 yang bias on/hidup dan 1 cadangan ‘bisa mati’. Agaknya, PLN harus memberi jawaban resmi dan secara detail ke publik,” imbaunya.

“Dan, jika jawaban PLN tersebut, trip akibat kesalahan teknisi PLN, maka PLN patut membayar ‘Kompensasi’terhadap kerugian yang dialami para Pelanggan,” tegas Opa Jappy.

(*)

 

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik
Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker
Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan
New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Energy Week 2026 Soroti Kolaborasi Lintas Sektor untuk Industri Energi Masa Depan
Soekarno Cup 2026, Banteng Jakarta FC Jadi Wadah Talenta Muda dan Regenerasi Sepak Bola
Pilihan Makin Beragam, Maxim Tasikmalaya Hadirkan Car Hemat dan Car Plus
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 15:20 WIB

DKP PERADI Batalkan Skorsing, Muannas Alaidid Dinyatakan Tak Terbukti Langgar Etik

Minggu, 6 September 2026 - 07:15 WIB

Jakarta Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau, Warga CFD Mulai Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 15:50 WIB

Bosch Rayakan 100 Tahun Teknologi Wiper, Visibilitas Jadi Kunci Keselamatan

Jumat, 4 September 2026 - 05:21 WIB

New Honda Vario EVO 160 Night Ride, WMS Ajak 150 Bikers Nikmati Riding Malam

Kamis, 3 September 2026 - 19:39 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB