Kasus HIV-AID Meningkat Aktivis PMII Angkat Bicara

- Redaksi

Minggu, 18 September 2022 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berikut adalah grafik kasus HIV/AIDS di Kota Bekasi lima tahun ke belakang,

  1. Tahun 2018 (360 Jiwa)
  2. Tahun 2019 (335 Jiwa)
  3. Tahun 2020 (237 Jiwa)
  4. Tahun 2021 (390 Jiwa)
  5. Tahun 2022 (554 Jiwa)

Meningkatkan nya kasus HIV-AIDS di Kota Bekasi, Jawa Barat, pada tahun 2022 sungguh sangat memperhatinkan.

Pasalnya kasus HIV-AIDS tersebut menurut data dari tahun ke tahun belum adanya penurunan. Disini bisa dinilai bahwa Dinas terkait belum bisa srius dalam menangani kasus tersebut (HIV-AIDS).

Baca Juga :  Dinkes Kota Bekasi Gelar Coffee Morning bersama Insan Pers

Menindaklanjuti dari berita yang beredar saat ini Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Mitra Karya Kota Bekasi M. Rizky Yusa Maulana mengungkapkan bahwa kondisi di Kota Bekasi saat ini dalam penanganan kasus HIV-AIDS dinilai masih kurang serius melihat setiap tahunnya kasus kian meningkat.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi penangan kasus penyakit HIV-AIDS di Kota Bekasi saat ini, karena menurut saya penanganan kasus HIV/AIDS belum maksimal, Dinas terkait perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat dan memberikan sosialisasi secara konprehensif agar pemberantasan kasus HIV/AIDS dapat berjalan dengan efektif , pasalnya saya melihat bahwa 5 tahun kebelakang kasus penyakit ini kian mengalami peningkatan dan sudah seharusnya ditangani dengan serius.” Ungkap Rizky, Sabtu (17/09/2022).

Baca Juga :  Lahan dan Hutan Ciremai Kembali Terbakar, Titik Api Dekati Wilayah Kuningan

Ia menambahkan juga bahwa seharusnya dalam menindak lanjuti kasus seperti ini seharus nya Dinas Kota Bekasi memberikan langkah terbaik sehingga kasus penyakit HIV-AIDS di Kota Bekasi dapat tertangani dengan baik.

Baca Juga :  Rsud dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi Buka Layanan Vaksinasi Booster

“Dalam hal ini menurut saya, Dinas Kota Bekasi harus serius baik dalam peningkatan sosialisasi maupun pengawasan. Dan dalam hal ini pula dinkes harus melibatkan banyak masyarakat ataupun stake holder yang ada jangan bekerja sendiri, sehingga mungkin kasus penyakit HIV-AIDS di Kota Bekasi dapat di atasi dengan baik.” Tutup Rizky. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa
Komisi III Soroti Mangkraknya IPAL, Minta Plt Bupati Segera Bertindak
DLH Kabupaten Bekasi Bantah Temuan Pemborosan BPK, Sopyan: Sewa Alat Berat Justru Hemat Rp1,8 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 22:12 WIB

Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa

Berita Terbaru