Kapolda Jabar: Pelaku Penganiayaan Ustad Mengalami Gangguan Jiwa

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam kunjungannya ke Polres Cirebon Kota, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si menggelar ekspose terkait penganiayaan seorang ustad berinisial UB yang bertempat Mapolres Cirebon Kota, Jl. Veteran Kita Cirebon, Minggu (28/1) malam.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si didampingi oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB S.Ik, M.Hum, M.S.M dan Wakil Ketua PBNU Pusat Drs. Eman Suryaman, SE, MM, serta pengurus PCNU Kota Cirebon mengatakan, kejadian berawal ketika korban inisial UB sedang wirid (berdoa) sendirian di Masjid Al-Hidayah Kampung Santiong RT 03 RW 01 Desa Cicalengka Kulon Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung saat selesai melaksanakan shalat Subuh hari Sabtu (27/1) pagi.

“Kebiasaan dia lampu dimatikan, biar lebih khusyuk,” jelas Kapolda.

Kemudian, didapat laporan bahwa terjadi tindak penganiayaan terhadap Ustad UB. Korban mengalami luka lebam akibat hantaman benda tumpul di wajahnya. Setelah dilakukan penyelidikan oleh Polres Cicalengka, tersangka berninisial A akhirnya diamankan petugas kepolisian di sebuah musola Kampung Margahayu RT 03 RW 09 Desa Cicalengka Kulon Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, atau tepatnya sekitar 200 meter dari Masjid Al-Hidayah.

“Tersangka ini mengalami gangguan kejiwaan. Sebab saat ditanya, tersangka ini linglung dan tidak mengerti pertanyaan. Jawabannya pun tidak sesuai pertanyaan,” tuturnya.

Saat ini, tersangka diamankan di Polda Jawa Barat untuk didalami lebih lanjut. Adapun barangkali bukti yang diamankan berupa 1 buah baju putih milik korban yang berlumuran darah, 1 buah sorban milik korban, 1 buah bok papan mimbar azan, 1 buah sarung kotak-kotak motif warna hijau, 1 buah baju warna biru, dan 1 buah karpet belumuran darah.

Atas tindakannya, tersangka melanggar pasal 351 ayat 2 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(Juf/RJN)

Comment