Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Turunkan Kekuatan Penuh Hadapi Kebakaran Gudang Limbah

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RAKYATJABARNEWS.COM, BEKASI – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan limbah di Kampung Rawajulang, Desa Gandamekar, Kabupaten Bekasi, Minggu (31/5/2026) petang. Besarnya kobaran api membuat petugas harus mengerahkan sedikitnya 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk mencegah api merambat ke permukiman warga.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan sempat mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga bahkan berupaya menyelamatkan barang-barang berharga mereka karena khawatir api menjalar ke rumah-rumah yang berada di sekitar gudang.

Komandan Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi, Adhi Nugroho, mengatakan armada pemadam dikerahkan secara bertahap setelah diketahui api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dua belas mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Saat ini kami masih terus berupaya memadamkan api yang masih tersisa di area gudang,” ujar Adhi di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Debut di IIMS 2026, iCAR Tampil Beda dengan Booth “Born to Play” dan Robot AI

Menurutnya, saat laporan pertama diterima, petugas hanya mengirimkan tiga unit armada dari Mako Damkar Cibitung. Namun karena kondisi kebakaran semakin membesar, bantuan tambahan segera diminta dari berbagai pihak.

Selain armada Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, proses pemadaman juga melibatkan personel dan kendaraan pemadam dari Kota Bekasi, pengelola kawasan industri MM2100, serta unsur TNI yang membantu proses penanganan di lapangan.

“Kami juga meminta bantuan dari berbagai sektor termasuk Damkar Kota Bekasi karena api cukup besar,” katanya.

Material Mudah Terbakar Bikin Api Sulit Dijinakkan

Petugas menghadapi tantangan berat selama proses pemadaman. Pasalnya, gudang yang terbakar berisi berbagai jenis limbah mudah terbakar seperti plastik, kain tekstil, dan majun yang mempercepat penyebaran api.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gandeng Kejari Bekasi, 56 Operator Kelurahan Dibekali Program Jaga Desa

Material tersebut membuat kobaran api terus menyala dan menghasilkan panas tinggi sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibanding kebakaran biasa.

“Material yang terbakar berupa limbah plastik dan limbah tekstil seperti kain majun. Itu yang membuat proses pemadaman memakan waktu lebih lama,” jelas Adhi.

Hingga lebih dari dua jam setelah kebakaran terjadi, petugas masih berjibaku melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Gudang dan Truk Hangus, Tiga Rumah Warga Terdampak

Akibat kebakaran tersebut, bangunan gudang mengalami kerusakan parah dan nyaris seluruh isi di dalamnya hangus terbakar. Selain itu, satu unit truk yang berada di area gudang juga ikut dilalap si jago merah.

Tak hanya itu, tiga rumah warga yang berada di sekitar lokasi turut terdampak akibat panas dan kobaran api yang sempat membesar.

Baca Juga :  Ditetapkan Kemendagri, Walikota Cirebon Lantik 105 ASN

Meski demikian, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Seluruh penghuni rumah di sekitar lokasi berhasil menyelamatkan diri sebelum api menjalar lebih luas.

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak pemadam kebakaran belum dapat memastikan sumber api yang pertama kali memicu kebakaran di gudang limbah tersebut.

“Untuk dugaan sementara belum bisa dipastikan. Nanti pihak kepolisian yang akan melakukan penyelidikan,” kata Adhi.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pengelolaan gudang limbah yang menyimpan material mudah terbakar. Warga berharap penyelidikan dapat segera mengungkap penyebab kebakaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (ist)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru