Bekasi – Bekasi bergemuruh! Ribuan pencari kerja tumpah ruah memenuhi arena Bekasi Pasti Kerja Expo, ajang bursa kerja terbesar yang pernah digelar Pemerintah Kabupaten Bekasi. Hanya dengan 2.200 lowongan kerja yang tersedia di gelombang pertama, lebih dari 25.000 pencari kerja datang membawa harapan dan tekad kuat untuk mengubah nasib.
Di tengah riuhnya lautan manusia, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang berdiri tegak menyampaikan pesan yang penuh semangat, inilah bagian dari 100 hari kerja penuh aksi, langkah nyata untuk menurunkan angka pengangguran dan membuka pintu masa depan bagi warganya.

“Baru memulai, tapi kami sudah bertindak. Ini bukan janji kosong. Job Fair ini bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk rakyat!” ujar Ade.
Tak hanya duduk di balik meja, Pemerintah Kabupaten Bekasi bergerak! Wakil Bupati Asep Surya Atmaja bahkan turun langsung ke kawasan industri, mengetuk pintu-pintu perusahaan, membawa satu misi: buka lapangan kerja untuk warga Bekasi.
“Saya tugaskan Pak Wabup door to door! Kita tidak hanya minta, kita siapkan regulasi, kita permudah birokrasi. Semua demi tenaga kerja lokal,” tegas Bupati Ade.
Disambut riuh tepuk tangan pengunjung.Namun gebrakan tak berhenti di situ. Pemerataan pembangunan juga menjadi janji yang tak akan ditawar. Wilayah utara dan selatan Bekasi akan mendapat perhatian setara, dari infrastruktur hingga layanan publik. Semua demi terwujudnya Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera!
“Saya tidak main-main. Hati dan pikiran saya tercurah sepenuhnya untuk rakyat Bekasi. Ini amanah besar, dan saya akan menjaganya dengan sungguh-sungguh,” kata Ade dengan mata yang penuh tekad.
Acara akbar ini dihadiri jajaran penting mulai dari Kementerian Ketenagakerjaan, Forkopimda, pimpinan DPRD, hingga OPD terkait. Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi langit kepada TNI, Polri, camat, dan panitia yang telah bekerja tanpa lelah menyukseskan event luar biasa ini.
Dan ini baru permulaan!
Gelombang kedua Job Fair Bekasi akan segera digelar dengan kuota lebih besar dan peluang lebih luas. Masyarakat diminta terus mengikuti informasi resmi—karena masa depan bisa dimulai dari satu langkah berani. (*)










