Guru Ngaji Tega Mencabuli Anak Asuhnya

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Bandung – Berdalih bisa mengobati penyakit dan ilmu kepada anak–anak asuhnya, seorang guru ngaji tega mencabuli anak hingga mengalami trauma.

Hal itu diungkapan Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara, kepada media saat ekspos pencabulan anak di Polres Cimahi, kemarin.

“Tindak pidana pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat, diduga pelaku yang merupakan guru mengaji di tempat korban belajar, pelaku dijerat pasal 81, 82 Undang-Undang perlindungan anak dengan ancamana hukuman 15 Tahun penjara,” paparnya.

Dalam keterangannya disebutkan jika sang guru berindisia AA (49) ini dilaporkan muridnya berusia 15 Tahun, “Dari keterangan pelaku, korban pencabulan tersebut berjumlah tujuh orang. Tapi masih kami dalami, pada dasarnya keterangan sudah kami dapatkan dan yang bersangkutan sudah mendekam di sel tahanan Satreskrim Polres Cimahi,” paparnya.

Menurutnya modus yang dilakukan pelaku adalah dengan merayu korban untuk menurunkan ilmu dengan cara dimandikan.

“Modusnya ada beberapa macam yang dilakukan pelaku dari mulai pelaku bisa mengobati dan memberikan amalan yang baik, contohnya memberikan keistimewaan, bisa kebal dan sebagianya,” kata Rusdi.

Dengan modus tersebut, lanjut Niko, korban tertarik, dan terjadilan pencabulan atau persetubuhan yang dilakukan guru ngaji terhadap muridnya tersebut.

Pelaku tersebut, kata Niko, meraba raba tubuh korban seperti payudara serta alat vitalnya dan kemudian pelaku menyetubuhi korban, sehingga korban mengalami trauma dan sakit pada alat vitalnya.(Asp/RJN)

Comment