Bandung – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri Upacara Pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat di Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Bandung, Senin (11/5/2026).
Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat pemerintah pusat maupun daerah. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi di Jawa Barat.
Dalam upacara tersebut, Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono resmi melantik Junanto Herdiawan sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Barat menggantikan Muhamad Nur yang telah menjabat selama sekitar 2,5 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan mampu melanjutkan dan memperkuat berbagai program strategis Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pengendalian inflasi.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran Bank Indonesia sebagai lembaga independen dalam menjaga stabilitas rupiah dan perekonomian nasional.
Menurutnya, penguatan kelembagaan keuangan dan pemerintahan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia juga menilai pemerataan peredaran uang di masyarakat perlu terus diperkuat guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sementara itu, Abdul Harris Bobihoe menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi untuk mendukung berbagai program strategis Bank Indonesia, mulai dari pengendalian inflasi daerah, digitalisasi transaksi keuangan, hingga pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Momentum ini sekaligus menjadi ajang mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan negara,” ujar Abdul Harris Bobihoe.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia sangat penting untuk menghadapi tantangan ekonomi, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dengan koordinasi yang kuat, berbagai program pembangunan ekonomi diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di Jawa Barat. (*)








