Bapenda Kabupaten Bekasi Optimistis Capai Target PAD 2026, Gencarkan Penggalian Potensi Pajak

- Redaksi

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, memberikan keterangan terkait strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 di Kantor Bapenda Kabupaten Bekasi. Bapenda terus mengintensifkan penggalian potensi pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Foto: Istimewa.

i

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, memberikan keterangan terkait strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 di Kantor Bapenda Kabupaten Bekasi. Bapenda terus mengintensifkan penggalian potensi pajak dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah. Foto: Istimewa.

KABUPATEN BEKASI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi terus mengintensifkan berbagai langkah strategis untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.

Memasuki pertengahan tahun, upaya penggalian potensi pajak dan peningkatan kepatuhan wajib pajak terus dilakukan guna memastikan target penerimaan daerah dapat tercapai.

Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, mengatakan pihaknya tidak berhenti melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan realisasi pendapatan daerah. Meski sejumlah sektor pajak telah menunjukkan capaian positif, masih terdapat beberapa sektor yang memerlukan perhatian khusus.

“Hingga pertengahan tahun ini kami terus bergerak mencari dan menggali potensi yang ada untuk mencapai realisasi setinggi-tingginya. Pada triwulan kedua masih ada beberapa sektor pajak yang perlu ditingkatkan sehingga membutuhkan upaya ekstra dalam penggalian potensinya,” ujar Iwan.

Menurutnya, capaian beberapa jenis pajak yang telah melampaui target triwulan menjadi motivasi untuk bekerja lebih maksimal, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Yang sudah mencapai target pun tidak membuat kami berdiam diri. Kami tetap akan mengejar realisasi semaksimal mungkin sampai akhir tahun karena kebutuhan pembiayaan pembangunan daerah terus berjalan,” katanya.

Baca Juga :  Adelia Kardin : Komitmen Kawal Aspirasi Warga Kesehatan dan Infrastruktur

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pajak Daerah Bapenda Kabupaten Bekasi, Hendra Sugiarta, mengungkapkan sejumlah sektor pajak mencatat kinerja yang menggembirakan. Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Air Tanah, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) berhasil melampaui target triwulan yang telah ditetapkan.

Namun demikian, BPHTB masih menjadi salah satu sektor yang memerlukan perhatian karena sangat dipengaruhi oleh aktivitas transaksi masyarakat.

“BPHTB sangat bergantung pada transaksi. Masyarakat yang melakukan transaksi tahun lalu belum tentu melakukan transaksi kembali pada tahun ini. Karena itu diperlukan pendekatan dan imbauan kepada PPAT, PPATS, pengembang, pengelola kawasan, dan masyarakat agar proses transaksi serta validasi BPHTB dapat dipercepat,” jelas Hendra.

Untuk mendorong peningkatan penerimaan pajak, Bapenda terus melakukan pendekatan secara langsung kepada para pemangku kepentingan. Selain kunjungan lapangan, surat imbauan juga disampaikan kepada masyarakat, PPAT, PPATS, pengembang, dan developer agar mempercepat proses transaksi maupun validasi BPHTB.

Baca Juga :  Alit Jamaludin Ingatkan Wali Kota Bekasi: Jangan Pilih Sekda karena Like and Dislike

“Kami melakukan pendekatan yang fleksibel. Selain kunjungan langsung, kami juga menyampaikan surat imbauan agar percepatan transaksi dan validasi BPHTB dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Hendra menambahkan, upaya optimalisasi pendapatan daerah tersebut mendapat dukungan penuh dari Plt Bupati Bekasi. Dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Bapenda untuk terus bekerja maksimal dalam menggali potensi pendapatan daerah.

“Alhamdulillah, Pak Plt Bupati Bekasi selalu memberikan dukungan dan semangat kepada Bapenda untuk terus menggali potensi pendapatan daerah. Tugas ini memang tidak mudah, tetapi kami akan terus bekerja maksimal demi meningkatkan kontribusi PAD bagi pembangunan Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Bekasi per 24 Juni 2026, sejumlah sektor pajak mencatat realisasi yang cukup signifikan. PBJT Makanan dan/atau Minuman mencapai Rp146,15 miliar, PBJT Tenaga Listrik Rp265,31 miliar, PBJT Perhotelan Rp17,49 miliar, PBJT Parkir Rp7,39 miliar, serta PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan sebesar Rp13,68 miliar.
Selain itu, Pajak Reklame terealisasi Rp13,97 miliar, Pajak Air Tanah Rp7,35 miliar, Pajak Sarang Burung Walet Rp1,4 juta, serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar Rp391,99 juta.

Baca Juga :  Bahas Penanganan Kekerasan Anak, DPRD Kabupaten Pandeglang Kunker di Kota Bekasi

Sementara itu, penerimaan dari PBB mencapai Rp304,83 miliar dan BPHTB sebesar Rp413,30 miliar.
Pada sektor opsen pajak kendaraan, penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tercatat sebesar Rp176,59 miliar, sedangkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp115,24 miliar.

Dengan berbagai langkah penggalian potensi pajak dan peningkatan kepatuhan wajib pajak yang terus dilakukan, Bapenda Kabupaten Bekasi optimistis target PAD 2026 dapat tercapai. Peningkatan pendapatan tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

(advertoria)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga
Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi
Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan
Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking
Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak
Tri Adhianto Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Pelayanan Publik Kota Bekasi Masuk 4 Besar Jabar
Pemkab Bekasi Siapkan Pesta Rakyat HUT RI 2026, Puncaknya Digelar 21 Agustus
DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Dewan Pengawas Tirta Bhagasasi Bahas Kisruh Internal

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:16 WIB

Tri Adhianto Minta OPD Perkuat Pengawasan, Pemkot Bekasi Benahi Sistem Cegah Korupsi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Tri Adhianto Teken Komitmen Antikorupsi Bersama KPK dan ATR/BPN, Perkuat Tata Kelola Pertanahan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:27 WIB

Pemkot Bekasi Siagakan 11 Water Trucking

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:52 WIB

Kebocoran Air Tembus 60 Persen hingga Dewas Dinilai Tak Kompak

Berita Terbaru

Atlet balap sepeda Kota Bekasi, Dharmawan Bekti, berhasil meraih podium pertama nomor Criterium Men Youth Jawa Barat pada Bupati Bogor Cup 2026 di Pakansari, Bogor, Sabtu (8/8/2026).

Bogor

Dharmawan Bekti Naik Podium, Bekasi Bidik Emas Porprov

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:12 WIB

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB

Peserta Fashion Show Gebyar Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bekasi tampil mengenakan busana bernuansa budaya Nusantara di atas catwalk. Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas lokal Kabupaten Bekasi.

Lainnya

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Jumat, 7 Agu 2026 - 12:46 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada atlet Peparpeda saat membuka ajang olahraga pelajar disabilitas di Kota Bekasi.

Olahraga

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB