Job Fair atau Zona Chaos? Warga Bekasi Tumpah Ruah Cari Harapan

- Redaksi

Selasa, 27 Mei 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan pencari kerja memadati Job Fair

i

Ribuan pencari kerja memadati Job Fair "Bekasi Pasti Kerja Expo" di President University, Jababeka. Antrean mengular sejak subuh, beberapa pengunjung pingsan akibat sesak dan kepadatan.

BekasiLautan manusia membanjiri Kawasan Jababeka! Puluhan ribu pencari kerja tumpah ruah menghadiri Bekasi Pasti Kerja Expo yang digelar di President University Convention Center, Cikarang Utara. Harapan akan masa depan cerah berubah jadi kekacauan saat kerumunan mendesak masuk hingga menimbulkan kepanikan.

Kericuhan tak terhindarkan. Antrean yang mengular sejak subuh berubah menjadi dorong-dorongan saat akses masuk expo dibuka. Petugas keamanan tampak kewalahan menghalau massa yang terus mendesak masuk.

“Saya ke sini dari jam setengah tujuh pagi, tapi kata orang tadi subuh jam lima udah penuh antrean,” ujar Farhan Gumilar (25), warga Cibitung yang mengaku sudah tujuh tahun menganggur sejak lulus sekolah.

Farhan, seperti ribuan pencaker lainnya, datang dengan harapan tinggi untuk meraih pekerjaan. Namun, realita di lapangan justru memperlihatkan wajah buram dunia kerja. Ia mengaku sudah mencoba berbagai jalur, bahkan melalui “agen kerja” berbayar yang berujung penipuan.

“Duit malah ilang, kerjaan enggak dapet,” ujarnya kecewa.

Acara yang sedianya menjadi momentum strategis kolaborasi pemerintah dan swasta itu kini disorot karena minim antisipasi terhadap lonjakan pengunjung. Panitia terlihat pontang-panting menertibkan kerumunan, bahkan harus menambah jalur masuk darurat untuk mengurai kepadatan.

Baca Juga :  Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial

Job Fair ini sejatinya digagas sebagai bagian dari janji politik Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja, untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi. Namun pelaksanaan kali pertama ini justru membuka fakta bahwa kebutuhan lapangan kerja jauh lebih besar dari yang disediakan.

Baca Juga :  Tren SUV Boxy Meledak, iCAR V23 Andalkan Desain Ikonik dan Efisiensi Kendaraan Listrik

Hingga berita ini diturunkan, antrean masih mengular, dan kepanikan masih terasa. Banyak pencaker memilih bertahan, berharap mendapat peluang emas di tengah lautan persaingan. (*)

Baca Juga :  Kritik Bang Madong Dijawab Disdik, Edaran Seragam Dikeluarkan
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
DKI Jakarta Mulai Hentikan Open Dumping di TPST Bantargebang, Terapkan Controlled Landfill

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:09 WIB

Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru