Hamil Tua, Korban Tewas Terios Tertabrak KA Lahirkan Bayi Mungil

- Redaksi

Sabtu, 29 Juni 2019 - 21:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Indramayu – Insiden kecelakaan lalu lintas antara Kereta Api Jaya Baya dengan minibus Daihatsus Terios di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Sabtu (29/6/2019), menewaskan tujuh penumpang mobil.

Dalam insiden tersebut, salah satu korban tewas yakni Dian Kusprihatini (34), warga Desa Ranjeng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu tengah hamil tua.

Baca Juga :  8 Bulan Mengendap, Penyidik Polres Dumai Berkilah Sulit Dapatkan Informasi Pelaku Penganiaya Thoriq

Saat lakalantas terjadi, selain Dian Kusprihatini, bayi yang berada di dalam kandungan ibu muda ini, lahir di lokasi kejadian. Saat lakalantas, bayi mungil ini tewas bersama ibu kandungnya. Bayi tersebut lahir secara paksa akibat benturan keras karena terjangan kereta api Jaya Baya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Salah satu korban tewas ternyata tengah hamil tua. Saat dilokasi, kami temukan janin bayi yang ada di samping ibunya,” kata Udin Jainudi, warga setempat.

Baca Juga :  Tri Adhianto, Masyarakat Kota Bekasi Harus Peduli Digital

Warga disekitar perlintasan kereta api, membantu evakuasi bangkai mobil terios dan korban penumpang minibus tersebut.

Minibus Terios ini hendak pulang ke kediamannya setelah berwisata di kawasan wisata alam JPP Gantar Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Namun, saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, tiba-tiba mobil mogok. Sejumlah warga yang berada di perlintasan berusaha mendorong mobil keluar dari rel.

Baca Juga :  RKHUP Bikin Gaduh, Ini Saran Anarkis untuk Presiden Jokowi

Tapi nahas, kereta api datang begitu cepat dan menyambar mobil Terios. Mobil mengalami ringsek dan terseret puluhan meter dari lokasi kejadian. Tujuh penumpang Terios meninggal dunia di lokasi kejadian.

(nan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU
Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:40 WIB

Polemik Perumahan LBS 2 Mencuat, DPRD Bekasi Dorong Evaluasi Perizinan dan PSU

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB