DLH Ajak Warga Rayakan Nataru 2026 dengan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Momentum libur akhir tahun dinilai berpotensi meningkatkan timbulan sampah, khususnya sampah plastik sekali pakai.

Humas Dinas Lingkungan Hidup, Dedi Kurniawan, mengatakan bahwa perayaan Nataru seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai waktu berkumpul dan berlibur, tetapi juga menjadi momen refleksi untuk menjaga bumi melalui aksi-aksi sederhana.

Baca Juga :  Bupati Supendi Ditangkap KPK, Wabup Indramayu Pastikan Pelayanan Publik tak Terganggu

“Hal paling mendasar adalah membuang sampah pada tempatnya dan memisahkannya sesuai jenis. Kebiasaan kecil ini jika dilakukan bersama-sama akan berdampak besar bagi lingkungan,” ujar Dedi kepada bekasikab.go.id pada Rabu (24/12/2025).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mengurangi sampah selama perjalanan, terutama di rest area, tempat wisata, dan lokasi kuliner yang kerap mengalami penumpukan sampah saat musim liburan.

Baca Juga :  LPNU Subang Tawarkan Kerajinan Kria Sunda di Hari Desa Nasional

“Sering kali sampah menumpuk di perjalanan. Padahal kita bisa menguranginya dengan membawa wadah makan dan minum sendiri, serta tidak bergantung pada barang sekali pakai,” katanya.

Selain itu, DLH juga mendorong penggunaan dekorasi ramah lingkungan dalam perayaan Nataru. Menurut Dedi, penggunaan hiasan yang berlebihan dan sulit terurai justru meninggalkan masalah lingkungan setelah perayaan usai.

“Gunakan dekorasi yang sederhana dan bisa digunakan kembali. Perayaan tetap khidmat tanpa harus menambah beban sampah,” jelasnya.

Baca Juga :  Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Dedi juga menegaskan bahwa pengurangan sampah plastik bukan tentang tindakan besar dalam waktu singkat, melainkan konsistensi kesadaran individu. Setiap pilihan untuk menolak plastik sekali pakai merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan lingkungan.

“Setiap langkah kecil adalah kontribusi nyata. Mari jadikan perayaan Nataru sebagai momentum untuk menghentikan polusi plastik dan menjaga bumi tetap lestari,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman
RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa
Komisi III Soroti Mangkraknya IPAL, Minta Plt Bupati Segera Bertindak
DLH Kabupaten Bekasi Bantah Temuan Pemborosan BPK, Sopyan: Sewa Alat Berat Justru Hemat Rp1,8 Miliar
Wawali Harris Bobihoe Ajak Siswa Baru SMAN 10 Bekasi Bangun Karakter dan Raih Prestasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:01 WIB

BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:39 WIB

Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:26 WIB

RW 017 dan Pemdes Jejalenjaya Salurkan Bantuan Sembako serta Uang Tunai untuk Warga Kurang Mampu

Senin, 20 Juli 2026 - 22:12 WIB

Wakil Ketua DPRD : Revisi Perda Desa Tampung Masukan Soal TKD hingga Perangkat Desa

Senin, 20 Juli 2026 - 19:21 WIB

Komisi III Soroti Mangkraknya IPAL, Minta Plt Bupati Segera Bertindak

Berita Terbaru