Dari Kritik Publik hingga Layanan Digital, Bekasi Pertahankan Predikat Kabupaten Informatif

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

i

Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja.

Bandung – Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menorehkan prestasi membanggakan. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Pemkab Bekasi meraih penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sebagai Badan Publik dengan Kualifikasi Kabupaten Informatif Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, pada malam puncak Anugerah Wira Dharma Jawa Barat 2025 yang digelar di Gedung Sabuga ITB, Kota Bandung, Selasa (30/12/2025). Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Barat.

Capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemkab Bekasi dalam menerapkan prinsip keterbukaan informasi publik melalui penilaian monitoring dan evaluasi (monev) kepatuhan badan publik. Bagi Pemkab Bekasi, penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi refleksi tata kelola pemerintahan yang transparan, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) selaku PPID Utama serta seluruh perangkat daerah sebagai PPID Pelaksana. Menurutnya, penghargaan ini menjadi “kado istimewa” bagi Kabupaten Bekasi di penghujung tahun 2025.
“Pastinya kami berterima kasih kepada Diskominfosantik dan seluruh perangkat daerah. Untuk kedua kalinya kita meraih predikat badan publik informatif. Ini adalah kado akhir tahun bagi Kabupaten Bekasi. Semoga ke depan Bekasi semakin bangkit, maju, dan sejahtera,” ujar Asep.

Lebih lanjut, Asep menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan modern, terlebih di daerah dengan tingkat kemajemukan tinggi seperti Kabupaten Bekasi. Ia menilai keterbukaan tersebut tercermin dari luasnya akses pemberitaan, kritik, dan masukan publik yang terus berkembang.
“Kabupaten Bekasi itu sangat majemuk. Keterbukaan terlihat dari pemberitaan yang sangat terbuka. Media sangat lengkap, kritik dan masukan datang dari berbagai pihak. Itulah wajah Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cek Tilang ETLE Kini Bisa Online, Hanya Butuh 1 Menit

Ke depan, Pemkab Bekasi berkomitmen memperkuat transformasi digital pelayanan publik, termasuk melalui integrasi layanan satu pintu di DPMPTSP dengan dukungan strategis Diskominfosantik.
“Kami akan melibatkan Diskominfosantik dalam penguatan layanan satu pintu di DPMPTSP. Perannya sangat penting untuk mendukung tata kelola pemerintahan Kabupaten Bekasi,” tegas Asep.

Ia juga berpesan kepada seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi. Menurutnya, informasi tidak berhenti pada publikasi semata, tetapi harus menjadi instrumen mendorong kemajuan daerah.
“Informasi bukan hanya berita, tetapi sarana membangun kepercayaan publik dan percepatan pembangunan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menilai keberhasilan mempertahankan predikat kabupaten informatif merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pelayanan informasi publik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan selaku atasan PPID hingga PPID Pelaksana sebagai ujung tombak layanan informasi. Predikat ini dapat dipertahankan berkat kolaborasi seluruh unsur,” jelas Yan Yan.

Baca Juga :  Penanganan Banjir Bekasi Diperkuat, Wali Kota dan Wamen PU Tinjau Lapangan

Ia menambahkan, Diskominfosantik terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sesuai standar dan ketentuan, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi layanan untuk mempermudah akses masyarakat.
“Untuk mempertahankan predikat ini, kami konsisten menjalankan kaidah keterbukaan informasi publik serta mengembangkan inovasi agar akses informasi semakin mudah,” terangnya.

Selain itu, Diskominfosantik juga mengembangkan berbagai kanal pengaduan masyarakat berbasis digital, termasuk melalui WhatsApp dan platform lainnya.
“Kami juga menghadirkan aplikasi digital agar masyarakat tidak hanya mengakses informasi secara manual, tetapi melalui kanal digital yang telah disiapkan,” pungkasnya.

Dengan capaian ini, Kabupaten Bekasi menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah terdepan di Jawa Barat dalam hal transparansi, pelayanan publik, dan transformasi digital pemerintahan. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami