APBD 2026 Ditekan Lebih Ketat: Tri Adhianto Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Belanja Tak Perlu

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri Rapat Evaluasi APBD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 di Gedung Negara Pakuan (Bale Pakuan), Bandung, Jumat (9/1/2026), bersama jajaran TAPD. Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkot Bekasi terhadap efisiensi, transparansi, dan anggaran yang berdampak langsung bagi masyarakat.

i

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menghadiri Rapat Evaluasi APBD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 di Gedung Negara Pakuan (Bale Pakuan), Bandung, Jumat (9/1/2026), bersama jajaran TAPD. Kegiatan ini menegaskan komitmen Pemkot Bekasi terhadap efisiensi, transparansi, dan anggaran yang berdampak langsung bagi masyarakat.

BANDUNG — Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 secara lebih efisien, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dalam Rapat Evaluasi APBD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang digelar di Gedung Negara Pakuan (Bale Pakuan), Bandung, Jumat (9/1/2026).

Dalam agenda strategis tersebut, Wali Kota Tri Adhianto hadir bersama Kepala BPKAD Kota Bekasi Yudianto serta Kepala Bapperida Kota Bekasi Dicky Irawan. Rapat yang berlangsung di Ruang Resepsi Bale Pakuan itu dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan dihadiri para wali kota, bupati, serta jajaran Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) se-Jawa Barat.

Baca Juga :  Mulai Pekan Depan E-KTP Diantar Langsung ke Rumah Warga

Evaluasi ini menjadi tahap krusial sebelum APBD 2026 benar-benar diimplementasikan, guna memastikan kebijakan anggaran kabupaten/kota selaras dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Gubernur Jawa Barat menekankan tiga fokus utama: transparansi anggaran, penajaman prioritas pembangunan, dan efisiensi belanja daerah. Seluruh pemerintah daerah diminta membuka rincian penggunaan APBD kepada publik melalui kanal informasi dan media sosial, mengarahkan anggaran pada sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan, serta melakukan penghematan signifikan di tengah tekanan fiskal akibat penurunan dana transfer—termasuk memangkas belanja yang tidak esensial seperti perjalanan dinas.

Baca Juga :  Rapat Paripurna di Bulan Suci Ramadan, Walikota Bekasi Sampaikan LKPJ Tahun 2020

Menanggapi arahan tersebut, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa Pemkot Bekasi siap melakukan penyesuaian dan penguatan tata kelola anggaran.

“Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen penuh menjalankan prinsip transparansi dan efisiensi. Setiap rupiah dalam APBD 2026 harus berdampak langsung bagi masyarakat. Fokus kami jelas: infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Di saat yang sama, kami akan terus memperkuat keterbukaan informasi kepada publik sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang akuntabel,” tegas Tri Adhianto.

Baca Juga :  Wow, Dokter Cantik ini Pimpin Puskesmas Kamarang

Ia menambahkan, evaluasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting bagi Kota Bekasi untuk menyempurnakan perencanaan anggaran agar tetap adaptif terhadap dinamika fiskal, tanpa mengorbankan kesinambungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kehadiran langsung Wali Kota Bekasi beserta jajaran TAPD, Pemerintah Kota Bekasi menegaskan arah kebijakan APBD 2026: lebih efisien, lebih transparan, dan lebih tepat sasaran, sejalan dengan kebijakan pembangunan Provinsi Jawa Barat dan nasional. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami