Bejad, Bayi Berusia 5 Bulan Dikubur Hidup-Hidup Oleh Ibunya

- Redaksi

Kamis, 28 Maret 2019 - 06:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Purwakarta – Sungguh naas nasib bayi perempuan berusia 5 (lima) bulan harus menerima perlakuan bejad sang ibu kandung. Pasalnya, bayi malang tersebut yang bernama Dian Asriani harus dikubur hidup-hidup oleh ibu kandungnya sendiri di belakang rumahnya di Kampung Pasirmuncang Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, Rabu (27/03/2019).

Kapolsek Kiarapedes, IPTU Toto Herman Permana menuturkan, peristiwa penemuan bayi dikubur hidup-hidup oleh ibu kandungnya sendiri setelah mendapat laporan dari keluarganya bersama warga.  “Bayi baru berusia lima bulan dan berjenis kelamin perempuan ditemukan terkubur dalam keadaan hidup dibelakang rumah kediaman sang ibu bayi,” kata Toto.

Baca Juga :  Pawai Ta'aruf MTQ ke-38 Jawa Barat Bakal Digelar di Central Park Meikarta

Ia menjelaskan, dari keterangan saksi yang pertama mengetahui peristiwa oleh adik ipar pelaku, Atikah (32). Setelah menanyakan korban (bayi-red) kepada ibu kandungya, Wartini (35). Karena curiga bayi hilang tanpa sebab, akhirnya Atikah menemukan korban sudah terkubur di belakang rumah. 

“Karena tidak melihat bayi tersebut di dalam rumah, saksi dengan dibantu tetangga mencari di sekeliling rumah dan melihat gundukkan tanah yang baru digali di belakang rumah. Akhirnya, saksi menemukan bayi tersebut terkubur. Beruntung nyawanya masih tertolong,” beber Kapolsek.

Toto menambahkan, setelah bayi diangkat, langsung dilakukan tindakkan medis di puskesmas setempat. Namun, bayi tersebut mengalami hipotermia, sehingga langsung dievakuasi ke RSUD Bayu Asih untuk mendapatkan perawatan secara intensif. “Saat ini bayi tersebut ada RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapat pelayanan lebih intensif,” katanya.  

Baca Juga :  Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Kontrakannya Setelah Digotong Dua Lelaki

Kapolsek mengatakan, ibu kandung korban sudah terganggu jiwanya saat masih hamil 7 (tujuh) bulan. Hingga peristiwa ini terjadi, mentalnya belum stabil.  Untuk pemeriksaan lebih lanjut, Kepolisian Sektor Kiarapedes akan memeriksa kejiwaan pelaku.(rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru

Mahalini Berharap Jakarta Fair Kemayoran Terus Mengudara

Hiburan

Mahalini Berharap Jakarta Fair Kemayoran Terus Mengudara

Senin, 22 Jun 2026 - 10:19 WIB