RJN, Cirebon -Bukan rahasia lagi jika kawasan padat penduduk di bantaran sungai Singaraja Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ini menjadi kawasan langganan banjir setiap musim hujan. Bahkan pihak Pemerintah Daerah pun telah memasang papan peringatan jika kawasan tersebut merupakan kawasan rawan bencana khususnya banjir.
Seperti yang dituturkan oleh pasangan suami istri yang tinggal tepat di bantaran sungai singaraja warga Desa Tuk Lemahabang, Aman alias Apeng menyebutkan jika banjir bandang setinggi 5 meter sempat menerjang pemukiman dan merobohkan 4 rumah permanen.
“Kalau disini sudah terbiasa banjir ukuran selutut kaki dewasa, namun pernah juga kami diterjang banjir bandang, banjir mendadak dan memporak porandakan rumah warga disini,” ujarnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di bantaran sungai singaraja, Kamis (22/11/2018).
Masih menurut Aman, Blok pulau unrust dihuni lebih dari 300an jiwa dan warga disini berharap pihak BBWS segera merealisasi pembangunan tanggul dan segera menormalisasi sungai singaraja agar mampu menampung debit air pada saat musim hujan.
“Sudah 2 tahun warga disini dijanjikan oleh pihak terkait, bahkan sudah berkali kali diukur oleh 15 kontraktor dari BBWS yang katanya mau membangun tanggul, namun hingga akhir tahun ini belum ada realisasinya, padahal warga sangat berharap adanya pembangunan tanggul agar bisa mengeleminir bencana banjir masuk ke pemukiman di sini.”
Aman menambahkan jika sudah hujan lebat, khusus untuk anak dan Ibu rumah tangga mengungsi ke lokasi yang sudah ditetapkan pihak pemda, sedangkan untuk kaum laki laki menuggu rumah barjaga jaga dirumah masing masing,”tandasnya.(ymd/rjn)











