Ada 300an Jiwa Terancam Banjir Bandang Setiap Saat, Kok Bisa??

- Redaksi

Kamis, 22 November 2018 - 12:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon -Bukan rahasia lagi jika kawasan padat penduduk di bantaran sungai Singaraja Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat ini menjadi kawasan langganan banjir setiap musim hujan. Bahkan pihak Pemerintah Daerah pun telah memasang papan peringatan jika kawasan tersebut merupakan kawasan rawan bencana khususnya banjir.

Seperti yang dituturkan oleh pasangan suami istri yang tinggal tepat di bantaran sungai singaraja warga Desa Tuk Lemahabang, Aman alias Apeng menyebutkan jika banjir bandang setinggi 5 meter sempat menerjang pemukiman dan merobohkan 4 rumah permanen.

Baca Juga :  RE Tinjau Banjir Akibat Runtuhnya Tembok Swalayan Naga Pondok Melati.

“Kalau disini sudah terbiasa banjir ukuran selutut kaki dewasa, namun pernah juga kami diterjang banjir bandang, banjir mendadak dan memporak porandakan rumah warga disini,” ujarnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di bantaran sungai singaraja, Kamis (22/11/2018).

Masih menurut Aman, Blok pulau unrust dihuni lebih dari 300an jiwa dan warga disini berharap pihak BBWS segera merealisasi pembangunan tanggul dan segera menormalisasi sungai singaraja agar mampu menampung debit air pada saat musim hujan.

“Sudah 2 tahun warga disini dijanjikan oleh pihak terkait, bahkan sudah berkali kali diukur oleh 15 kontraktor dari BBWS yang katanya mau membangun tanggul, namun hingga akhir tahun ini belum ada realisasinya, padahal warga sangat berharap adanya pembangunan tanggul agar bisa mengeleminir bencana banjir masuk ke pemukiman di sini.”

Baca Juga :  Joni Ariadinata: Indonesia Adalah Negeri yang Pembaca Puisinya Terbanyak di Dunia

Aman menambahkan jika sudah hujan lebat, khusus untuk anak dan Ibu rumah tangga mengungsi ke lokasi yang sudah ditetapkan pihak pemda, sedangkan untuk kaum laki laki menuggu rumah barjaga jaga dirumah masing masing,”tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB