Dari 13 Desa di Kecamatan Lemahabang, Baru 2 Desa yang Tanggap Darurat Sampah

- Redaksi

Jumat, 8 Juni 2018 - 19:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Edaran yang ditujukan kepada para camat dan kuwu se-Kabupaten Cirebon yang diterbitkan pada tanggal 4 Juni oleh Plt. Bupati Cirebon tentang kondisi darurat sampah akibat ditutupnya TPA Ciledug, langsung ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kecamatan dengan mengirimkan surat edaran Darurat Sampah dari Bupati kepada para Kuwu pada tanggal 8 Juni 2018.

Camat Lemahabang, Edi Prayitno S.IP mengatakan, Surat Edaran Darurat Sampah dari Bupati Cirebon sudah ditindak lanjuti dengan berkirim surat kepada para Kuwu agar sampah yang ada di masing-masing Desa dikelola secara mandiri.

Baca Juga :  Pemdes Nagrak Siap Fasilitasi Kebutuhan 24 Lembaga PAUD

“Setelah TPA Ciledug, maka Cirebon darurat sampah, satu-satunya TPA milik Kabupaten Cirebon ditutup. Kami meminta pemerintah Desa mengelola sampah secara mandiri,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Jumat (8/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan menurut Kasi Ekbang Kecamatan Lemahabang, Bahrun mengatakan, surat edaran darurat sampah baru dikirimkan hari ini kepada setiap kuwu agar setiap Desa mengolah sampahnya di masing masing desanya.

Baca Juga :  Wow, Kuwu Ulet Ini Berpenghasilan 500 Ribu Perhari

“Kami baru hari ini mengedarkan surat edaran darurat sampah dari Bupati, karena surat baru diterima pada tanggal 6. Jadi baru hari ini kami mengirim surat edaran kepada para Kuwu di Kecamatan Lemahabang, yang jelas sampah di masing-masing Desa harus dikelola mandiri,” terangnya.

Baca Juga :  Salut, Warga Curug Wetan Selalu Mendonorkan Darahnya

Masih menurut Bahrun, dari 13 desa yang ada di Kecamatan Lemahabang, baru 2 desa yang secara mandiri sudah mengolah sampah. Sedangkan sisanya baru akan mempersiapkan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).

“Untuk di Kecamatan Lemahabang baru Desa Lemahabang Kulon dan Cipeujeh Wetan yang memiliki TPST sedangkan yang lainnya baru akan membuat TPST pada tahun Anggaran yang akan datang,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau
Ground Breaking PSEL Bantargebang Dimulai, Tri Adhianto Targetkan Operasi 18 Bulan
Pemkab Bekasi Dorong Museum KH. Noer Ali, Jadi Pusat Edukasi Sejarah
Harris Bobihoe Sidak SDN 05 Rusak Puting Beliung
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:02 WIB

1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:36 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terbaru

FOX Lite Hotel Cikarang turut mendukung EJIP Fun Run 2026 di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 600 pekerja dari 60 perusahaan tenant.

Cikarang

FOX Lite Hotel Cikarang Ramaikan EJIP Fun Run 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 12:32 WIB

Kerjasama Hubungi Kami