Wow, Kuwu Ulet Ini Berpenghasilan 500 Ribu Perhari

- Redaksi

Sabtu, 12 Mei 2018 - 07:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Di tengah-tengah kesibukannya sebagai seorang Kuwu di desa Pucungpugur, Kabupaten Cirebon, Suryani sukses menjalankan bisnis usahanya dengan beternak telor ayam. Penghasilannya mencapai Rp 500.000 perhari.

Suryani menceritakan, usaha apa pun jika digeluti dengan serius, akan mendatangkan hasil yang bagus. Dengan modal awal Rp 130 juta, dirinya membangun kandang ayam di belakang rumahnya dan membeli ayam petelor jenis lokmen. Jumat 11/5/2018

“Saya belajar secara otodidak hanya dengan memberi makan ayam dan tidak malu bertanya akhirnya bisa menguasai cara beternak ayam petelor,” jelasnya, Jumat (11/5).

Masih menurut Suryani, bisnis ayam petelor cukup menjanjikan karena setiap harinya bisa memberikan nafkah pada keluarga. Usahanya pun sudah berjalan selama setahun.

“Bisnis ini cukup menjanjikan, ayam petelor jenis lokmen yang berjumlah 850 ekor menghasilkan telor 45 kg setiap hari dengan keuntungan kotor Rp 900 ribu perhari. Sedangkan kebutuhan pakan setiap harinya hanya 400 ribu, sehingga sisa hasil usaha ayam petelor setiap harinya mencapai 500 ribu. Maka setiap bulan berhasil mendapatkan keuntungan 15 Juta dan bisa menafkahi keluarga,” terangnya.

Baca Juga :  Pemdes Nagrak Siap Fasilitasi Kebutuhan 24 Lembaga PAUD

Dia menjelaskan, dirinya cukup meluangkan waktu pada pagi sebelum berangkat ke kantor dengan memberi makan 20 kg pakan konsentrat, ditambah dedek dan jagung. Dan pada sore hari, diberi lagi pakan yang sama 20 kg lagi dan diberikan vitamin, agar ayam tetap sehat dan sudah berjalan setahun lebih tidak ada kendala dalam beternak ayam petelor.

Baca Juga :  Wow, Akan Ada Jalan Baru di Desa Wangkelang

“Usaha ternak ini bisa menjadi salah satu solusi jika nanti pensiun dari jabatan politik dari kuwu, karena jenis usaha ternak ini sederhana, yakni cukup memberi makan 2 kali sehari pagi dan sore setiap ayam cukup 100 gram. Sehingga dengan jumlah ayam 850 ekor, kita cukup memberi pakan 20 kg pagi dan sore 20 kg dan alhamdulillah sudah lebih satu tahun berjalan tidak ada kendala,” pungkasnya.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB