Minimalisir Kecelakaan Bagi Pemudik, Menhub Bangun Fasilitas Keselamatan Jalan

- Redaksi

Sabtu, 28 April 2018 - 19:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Mendekati masa angkutan lebaran 2018, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan terus berupaya melakukan pembangunan fasilitas keselamatan jalan di jalur mudik pantai utara (Pantura), salah satunya di Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

“Sesuai arahan Menteri Perhubungan kita harus maksimal dan optimal dalam pembangunan fasilitas keselamatan jalan, karena ini merupakan salah satu upaya kita untuk selalu memperhatikan dan memprioritaskan pembangunan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi di Kantor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/4).

Menurutnya, pemasangan delineator dan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang menggunakan teknologi solar cell di jalur ini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bagi calon pemudik yang nantinya akan melewati jalur ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya berharap dengan dipasangnya APJ disini dapat mengurangi tingkat kecelakaan dan kriminalitas yang ada di sepanjang jalan ini,” ucapnya.

Baca Juga :  Kota Bekasi Raih Sertifikat Kota Bebas Frambusia Tingkat Nasional

Lebih lanjut, Dirjen Budi mengatakan kegiatan ini juga termasuk persiapan sebelum menghadapi angkutan lebaran 2018, selain itu ini juga merupakan langkah kongkret Pemerintah yang hadir di tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan zero accident.

Adapun fasilitas perlengkapan jalan di ruas jalan Kapetakan rencananya akan dipasang 68 titik Alat Penerangan Jalan (APJ) dan 200 buah delineator.

Nantinya, ke depan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wil. IX Provinsi Jawa Barat yang merupakan perpanjangan tangan dari Ditjen Hubdat juga akan melakukan pengadaan dan pemasangan Fasilitas Keselamatan Jalan di wilayah lain, yaitu di ruas jalan Indramayu (depan UPPKB losarang), Kanci – Pasar Gebang, Pasar Gebang -Losari, Karawang – Cikampek – Pamanukan, Jangga – Lohbener, Cileunyi – Nagrek – Malangbong, Kuningan – Ciamis, Cianjur – Sukabumi, serta rehabilitasi Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Cirebon.

Baca Juga :  Terkait Sistem Zonasi, Mendikbud: Hentikan Praktik Jual Beli Kursi

Lebih lanjut, Dirjen Budi meminta dan mengajak kepada masyarakat Kecamatan Kapetakan untuk bersama-sama menjaga dan memelihara aset pemerintah berupa fasilitas keselamatan jalan yang akan dan telah dibangun di sepanjang jalan ini.

“Apabila ada kerusakan bahkan terjadi pencurian, Bapak/Ibu agar dapat melapor kepada BPTD Wil. IX Provinsi Jawa Barat untuk segera dilakukan tindak lanjut, terkait pencurian merupakan tindak kriminal dapat dilaporkan kepada pihak Kepolisian agar masyarakat semakin sadar dan jera, serta perlu ditanamkan sense of belonging atau rasa memiliki sehingga mempunyai tanggung jawab untuk menjaga dan merawat,” katanya.

Senada dengan yang disampaikan Dirjen Budi, Anggota Komisi V DPR-RI Yoseph Umar Hadi juga menyampaikan kepada masyarakat untuk merawat dan menjaga aset Pemerintah. “Banyak di beberapa daerah lain terjadi pencurian baterai APJ, tolong dijaga dan dirawat apa yang telah diberikan kepada kita sekalian,” ucapnya.

Baca Juga :  Ini Persiapan Jasa Marga Palikanci Jelang Arus Mudik

Yoseph juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah khususnya Kemenhub yang telah cepat merespon kebutuhan masyarakat terutama yang terkait dengan lalu lintas.

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Budi mengatakan bahwa Terminal Penumpang Tipe A Harjamukti Cirebon merupakan pilot project Ditjen Hubdat yang pertama kali yang mengusung konsep Kerjasama Pemanfaatan (KSP). “Jadi nanti saya akan memanfaatkan swasta menggunakan lahan di Harjamukti untuk kegiatan ekonomi yang lain,” katanya.

Di akhir kesempatannya, Dirjen Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota Komisi V DPR-RI Yoseph Umar Hadi, Pejabat Walikota Cirebon Dedi Taufik, Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Pandu Yunianto, Kepala BPTD Wil. IX Prov. Jabar Agung Raharjo dan Kapolsek Kapetakan yang turut hadir dan mendukung kegiatan ini berlangsung dengan baik.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
1.800 Ton Sampah Menumpuk Tiap Hari, Zulhas Ungkap PR Besar Kota Bekasi
Bapenda Kantongi Rp2,22 Triliun, Iwan Ridwan Optimistis Target Pajak 2026 Tercapai
Ground Breaking PSEL Dimulai, Tri Adhianto Ingin Bantargebang Jadi Kawasan Industri Hijau

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:31 WIB

IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB

Kerjasama Hubungi Kami