UPT PMKS Dinsos Ungkap ODGJ Sering Ditolak Pihak RSUD

- Redaksi

Rabu, 8 Agustus 2018 - 21:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon-.Negara menjamin Anak Terlantar dan Orang Gila, namun nasib Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap kali ditolak oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat yang dikirim oleh Dinsos di ungkapkan secara gamblang oleh Kepala UPT PMKS Dinsos Lemahabang.

Ditemui di komplek UPT PMKS Dinsos Lemahabang, Kepala UPT Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial, Uun Kurniasih mengatakan seringkali harus menghadapi kondisi sulit manakala mengirim Pasien ODGJ ke pihak Rumah Sakit yang ada di Kabupaten Cirebon, Rabu (8/8/2018).

“Kita sering ditolak jika mengantar ODGJ dengan alasan ODGJ tidak memiliki alamat jelas dan tidak ada penanggung jawabnya dari pihak Keluarga Pasien”.

Masih menurut Uun ada contoh yang baru saja dialami oleh Ny. X (Red. Pasien ODGJ) yang melahirkan pada malam hari dekat Kuburan Desa Asem Kecamatan Lemahabang.

“Ketika ada masyarakat yang peduli pada sesama dan mengantarkannya ke UPT Kesehatan Lemahabang namun dari pihak tenaga medis setempat tidak ada yang mau memandikan Ny.X sehingga terpaksa shelters laki laki dari UPT Dinsos lah yang memandikan Ny. X paska lahiran yang masih berlumuran darah,”kata dia.

Baca Juga :  Ada Apa? Masjid Al-Barokah Mempunyai Keunikan

Menurutnya bahkan setelah itu nasib Ny. X tetap tidak beruntung manakala diantarkan oleh UPT PMKS ke Rumah Sakit Umum Daerah di wilayah Barat Cirebon kembali mendapatkan penolakan,”ujar Uun.

“Kami bawa ke salah satu RSUD namun ditolak dari pihak RS tersebut dengan berbagai alasan, sehingga Ny.X pun terpaksa di bawa pulang kembal”.

Uun pun memberitahukan nasib Ny.X yang ditolak pihak RS kepada Wakil Bupati dan setelah diarahkan untuk di bawa ke RS Umum Daerah di Wilayah Timur Cirebon namun kembali mendapatkan penolakan dari tenaga medis setempat.

Baca Juga :  Sidak Bahan Pangan Jelang Ramadhan, Daging Ayam dan Telur Mengalami Kenaikan

Setelah diberitahukan bahwa Ny. X ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Wakil Bupati namun tetap di tolak, namun setelah Direkturnya dihubungi melalui telpon oleh Wakil Bupati akhirnya pasien ODGJ Ny.X pun mendapatkan perawatan medis paska melahirkan.

Uun berharap pihak Rumah Sakit yang ada di Cirebon mau menerima ODGJ untuk mendapatkan pengobatan secara medis di Poli Psikiatri agar pihak UPT PMKS Dinsos mampu memberikan pelayanan paska pengobatan oleh Dokter Specialist Jiwa,
“Setiap ODGJ mendapatkan pengobatan dari Dokter Specialist Jiwa, karena kami tidak memiliki tenaga medis dan obat obatan khususnya ODGJ,”tutupnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB