Terdamoak Banjir, Warga Mengungsi ke Jalan Pantura

- Redaksi

Senin, 12 Maret 2018 - 19:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Intensitas hujan yang cukup tinggi di Cirebon pada Sabtu (10/3/2018) malam hingga Minggu (11/3/2018) dini hari tadi, mengakibatkan banjir yang merendam beberapa wilayah di Kabupaten Cirebon.

Hal tersebut membuat warga yang rumahnya terdampak banjir terpaksa mengungsi, Senin (12/3). Seperti sejumlah warga di Desa Wanakaya, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, yang terpaksa mengungsi dan menempati badan Jalan Pantura.

Baca Juga :  Harris Bobihoe: Pemkot Bekasi Intens Penanganan Bencana Dengan Deputi BNPB

Salah seorang warga, Pita (52) menuturkan bahwa dirinya sudah dua hari ini sudah menempati badan jalan Panturan bwesama warga lainnya, akibat banjir yang merendam rumahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memilih mengungsi di jalan, karena jalan Pantura tidak terendam air karena posisinya sedikit lebih tinggi jika dibandingkan daerah yang terkena banjir,” jelasnya saat ditemui awak media, Senin (12/3).

Baca Juga :  PAN Keluar dari KCM, Ini Penjelasan Dani

Pita juga mengungkapkan, sampai saat ini ketinggian air sudah mencapai 1,2 meter dan rumah warga hampir terendam semuanya.

“Sesekali saya pantau keadaan rumah. Ternyata air hingga tadi pagi sudah sampai 1,2 meter dan rumah terendam semuanya,” katanya.

Sedangkan menurut warga lainnya Rusfandi (40) menjelaskan, hingga kini sejumlah bantuan dari berbagai pihak sudah mulai berdatangan untuk membantu warga korban banjir. Tetapi bantuan dari pemerintah kabupaten Cirebon belum kunjung tiba.

Baca Juga :  RUU Harmonisasi Peraturan Perpajanakn Untuk Indonesia Maju

“Bantuan sejak kemarin sudah ada mulai dari makanan, dan obat-obatan, ada yang dari NU, pribadi juga ada. Tapi pemerintah belum ada. Sedangkan untuk obat-obatan sudah cukup karena ada Puskesmas setempat,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Jumat, 7 Agustus 2026 - 12:46 WIB

34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB