Sejumlah Jalur Arteri di Majalengka Disergap Macet, Ini Penyebabnya

- Redaksi

Minggu, 9 Juni 2019 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Majalengka – Volume kendaraan yang melintasi jalur arteri di Kabupaten Majalengka meningkat signifikan pada Sabtu (8/6/2019) yang dinilai sebagai puncak arus balik Lebaran 2019.

Berdasarkan pantauan di sejumlah jalur utama di Kabupaten Majalengka, terjadi kepadatan kendaraan yang mengakibatkan kemacetan panjang. Seperti yang terjadi di jalur Cikijing-Majalengka, antrean kendaraan mengular cukup panjang hingga lebih dari 10 kilometer.

Baca Juga :  Libatkan Kader Demokrat, SBH Semprot Disinfektan di Indramayu dan Cirebon

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono mengatakan, salah satu penyebab arus kendaraan tersendat di Kabupaten Majalengka karena jalur lingkar Gentong sudah tidak dapat menampung kendaraan dari arah Tasikmalaya dan Ciamis, sehingga arus kendaraan dialihkan ke jalur Ciamis-Majalengka.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Desak Pemkab Hapus Kabupaten Bekasi Soal Kemiskinan Ekstrem

“Efek dari pengalihan arus dari Ciamis atau Jateng yang menuju ke jakarta tidak lewat cilenyi namun di belokkan ke wilayah kita,” ujar AKBP Mariyono lewat aplikasi pengolah pesan WhatsApp, Sabtu (8/6/2019).

Dikatakan Mariyono, dalam arus mudik dan balik sebelumnya jalur arteri di Kabupaten Majalengka tidak sampai padat merayap dan hanya ramai lancar. Karena Majalengka memang bukan jalur yang biasa dilewati pemudik.

Baca Juga :  Wow, Drakor Night Has Come Siap Menyajikan Thriller yang Mendebarkan

Untuk mengurai kepadatan kendaraan Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka membagi menjadi dua jalur yang diarahkan masuk ke gerbang tol Cipali menuju Jakarta dengan tujuan tidak terjadi penumpukan di gerbang tol.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami