PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Pendamping Haji Daerah (PHD) Kabupaten Bekasi berada di dalam masjid saat mendampingi jemaah dalam rangkaian ibadah, sebagai bagian dari upaya pelayanan dan pendampingan jemaah haji.

i

Seorang Pendamping Haji Daerah (PHD) Kabupaten Bekasi berada di dalam masjid saat mendampingi jemaah dalam rangkaian ibadah, sebagai bagian dari upaya pelayanan dan pendampingan jemaah haji.

Kabupaten Bekasi – Salah satu Pendamping Haji Daerah (PHD) Kabupaten Bekasi, Zuli Zulkipli, mendorong agar pelayanan jemaah haji, khususnya yang berstatus mandiri, semakin merata dan optimal melalui kebijakan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan di lapangan.

Ia menyebut jumlah jemaah mandiri di Kabupaten Bekasi terus meningkat, dengan sekitar 116 orang pada musim haji tahun ini. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian lebih, karena mereka berasal dari latar belakang beragam dan membutuhkan pelayanan yang fleksibel serta responsif.

Baca Juga :  Dani Ramdan : Festival Pesona Seni dan Budaya Bekasi Raya Harus Rutin

Menurut Zuli, jemaah yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) umumnya telah mendapatkan pendampingan yang terstruktur sejak persiapan hingga pelaksanaan. Sementara itu, jemaah mandiri harus lebih aktif mengurus kebutuhan secara pribadi, sehingga membutuhkan dukungan tambahan.

Ia menegaskan, perbedaan ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan haji secara menyeluruh dan berkeadilan. Ke depan, ia berharap sistem pelayanan haji semakin terintegrasi, transparan, dan berbasis teknologi, sehingga seluruh jemaah mendapatkan pelayanan yang setara.

Baca Juga :  Stok Labu Darah di PMI Majalengka Menipis

Sebagai PHD, Zuli menegaskan komitmennya untuk memberikan pendampingan terbaik bagi semua jemaah tanpa membedakan status, dengan pendekatan yang humanis, komunikatif, dan bertanggung jawab. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !