Satreskrim Polres Cirebon Kota Ungkap Kasus Penipuan dengan Modus Hipnotis

oleh -

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Satreskrim Polres Cirebon Kota akhirnya berhasil menangkap tiga orang yang merupakan pelaku tindak kejahatan penipuan dengan modus menggunakan hipnotis. Tindak kejahatan tersebut terjadi di dua TKP berbeda di Kota Cirebon, yakni di daerah sekitar Pasar Balong serta sekitar Bank BNI di Ciremai Raya, Harjamukti.

Dalam sesi ekspose yang dilangsungkan hari Senin (20/11) di Mapolres Cirebon Kota, Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB melalui Kasat Reskrim AKP Galih Wardani menuturkan ketiga pelaku yang masing-masing berinisial AK, YS, dan SW melakukan praktek penipuan dengan modus yang cukup menarik.

“SW mengaku sebagai warga asing dari negara Brunei Darussalam yang datang ke Kota Cirebon dan menanyakan alamat kepada korban. Saat SW berinteraksi dengan korban, datang YS yang berpura-pura tidak kenal dengan SW dan mengetahui alamat yang ditanyakan oleh SW. Setelah itu, YS pun mengajak korban untuk mengantarkan SW ke alamat yang dimaksud karena dijanjikan akan diberikan uang dolar sebagai upah, saat itu pula datang AK, pegawai bank yang mengaku sebagai teman dari YS dengan mengendarai mobil, lalu mereka mengantar SW,” tutur AKP Galih saat menjelaskan kronologis kejadian.

AKP Galih melanjutkan, setelah di dalam mobil, SW pun menanyakan apakah korban memiliki uang tunai untuk ditukar dengan dolar. Melihat YS diberikan banyak dolar karena memberikan uang tunai yang dimilikinya, korban pun tergiur dan menyerahkan semua uang tunai sekaligus perhiasan yang dipakainya. Sebelum sampai di tempat yang dimaksud SW, si korban diminta untuk membeli buah-buahan di sebuah minimarket di jalan Kesambi sebelum ketiganya meninggalkan korban. Tak lama kemudian, korban tersadar dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. 

“Setelah mendapatkan laporan, anggota reskrim di lapangan langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Walhasil, berkat kerja keras dan pengembangan informasi akhirnya ketiga pelaku penipuan dengan modus hipnotis tersebut berhasil diamankan tanpa adanya perlawanan,” jelasnya.

Selain menangkap 3 pelaku penipuan, petugas kepolisian juga berhasil mengamankan beberapa unit HP, ID Card palsu dari beberapa bank ternama, beberapa ikat kartu nama palsu, uang rupiah dan uang asing yang juga palsu untuk ditukar dengan uang korban, dan sejumlah uang tunai asli sebagai alibi untuk korban.

“Alhamdulillah anggota kita di lapangan berhasil mengamankan tiga tersangka penipuan dengan modus hipnotis. Kita juga sita barang bukti berupa ID bank BCA, BNI dan BRI, uang rupiah dan asing, ada yang palsu dan asli. Untuk yang asing masih diselidiki keasliannya,” ujar AKP Galih.

Akibat tindak kejahatan tersebut, kedua korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Untuk TKP Pasar Balong sendiri mengalami kerugian mencapai 28 juta rupiah, sedangkan di TKP kedua, kerugiannya sebesar 45 juta rupiah. 

“Atas perbuatannya, ketiga pelaku penipuan tersebut dijerat pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Berita Rekomendasi

Comment